Kekeringan di Malang Selatan Meluas, Pemerintah Droping Hampir Satu Juta Air Bersih

Kabupaten Malang, blok-a.com – Imbas musim kemarau panjang, ribuan warga Kabupaten Malang alami kekeringan. Hingga Jumat (4/10/2024), masih ada sembilan desa yang terus dilakukan droping air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pejabat Fungsional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Isa Ansori menerangkan, sejak 4 September hingga 3 Oktober 2024, pihaknya telah mendistribusikan ratusan ribu liter air bersih.

“Hari ini sebanyak 60 ribu liter air yang telah didistribusikan. Kalau pencapaiannya sejak 4 September hingga 3 Oktober sebanyak 868 ribu liter,” kata Isa saat dikonfirmasi blok-a.com, Sabtu (4/10/2024).

Berdasarkan laporan dari Posko Siaga Darurat Karhutlah BPBD Kabupaten Malang, kata Isa, pada 3 Oktober 2024 ada 9 desa yang masih terus didropong air bersih gegara kekeringan di musim kemarau. Sebanyak 9 desa tersebar di 3 kecamatan.

“Ada lima desa di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, ada Desa Sumberagung, Sitiarjo, Kedungbanteng, dan Ringinsari,” rincinya.

Kemudian, di Kecamatan Donomulyo, ada Desa Sumberboto, Mentaraman dan Tulungrejo. Sedangkan di Kecamatan Gondanglegi, ada satu pondok pesantren (Ponpes) yang terdampak, yakni Ponpes Asy-Syadzili IV di Desa Putukrejo.

“Pendistribusian ini dilakukan setiap hari, dengan jumlah 5 hingga 15 ribu liter setiap harinya,” jelasnya.

Selain pasokan air bersih, BPBD Kabupaten Malang juga menyediakan tandon portable yang dipasang di sejumlah titik untuk menyimpan air yang telah didistribusikan. Hingga hari ini, ada 16 tandon yang diturunkan.

“Seperti contohnya di Desa Mantaraman, Kecamatan Donomulyo, ada empat RT yang kami pasang tando portable. Sedangkan di Desa Sumberboto ada kurang lebih 12 tandon,” terangnya.

Isa mengatakan, BPBD Kabupaten Malang akan terus melakukan pendistribusian air bersih kepada warga yang terdampak hingga situasi yang telah ditentukan.

“Diatribusi air terus kami bantu sampai selesainya ststud daruratnya,” tutupnya. (ptu/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com