Kebakaran Instalasi Gizi RSSA Malang Diduga Dipicu Blower Overheat

Anggota Damkar sedang memadamkan api di instalasi gizi RSSA Malang (foto: istimewa)
Anggota Damkar sedang memadamkan api di instalasi gizi RSSA Malang (foto: istimewa)

Kota Malang, blok-a.com – Kebakaran yang terjadi di Instalasi Gizi Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang pada Rabu (9/9/2026) sore diduga dipicu blower atau exhaust fan yang mengalami overheat.

Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobikhin mengatakan, dugaan tersebut berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi yang diperiksa polisi.

Menurut keterangan dua karyawan Instalasi Gizi, Riske Dwi dan Mita Wijayanti, keduanya melihat api keluar dari blower yang terpasang di bagian atas ruangan. Keduanya kemudian keluar dan melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan RSSA, Prasetyo.

“Dari olah TKP, ditemukan alat berupa blower atau exhaust fan yang terpasang di bagian atap dalam ruangan. Alat tersebut mengalami overheat atau terlalu panas, sehingga muncul api dan mengakibatkan kebakaran yang kemudian merambat ke seluruh atap ruangan Instalasi Gizi,” kata Lukman, Kamis (10/9/2026).

Polisi sebelumnya melakukan olah TKP setelah api berhasil dipadamkan oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang bersama Tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) RSSA.

Lukman menjelaskan, bagian yang terbakar merupakan ruang Instalasi Gizi yang juga digunakan sebagai tempat distribusi makanan bagi pasien rawat inap RSSA.

Dalam kejadian tersebut, seluruh karyawan yang berada di dalam ruangan berhasil dievakuasi sebelum api membesar. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

“Tidak ada korban jiwa, dan kerugian yang ditimbulkan murni berupa materil,” ujarnya.

Sebelumnya, laporan kebakaran diterima UPT Damkar Kota Malang pada pukul 14.57 WIB. Petugas kemudian mengerahkan lima armada yang terdiri dari empat unit water supply dan satu mobil rescue Kajama, dengan total 20 personel.

Saat tiba di lokasi, api membakar bagian dapur dan laundry. Kobaran api juga telah membesar hingga menyebabkan sebagian plafon roboh.

Petugas kemudian melakukan pemadaman sekaligus melokalisasi api agar tidak merambat ke bangunan lain. Setelah sekitar 1,5 jam penanganan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 16.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. (bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Redaktur pelaksana sekaligus Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, dan peristiwa terkini di Malang Raya.