Kota Malang, blok-a.com – Pernikahan adalah momen sakral yang diimpikan banyak pasangan. Namun, bukan berarti pernikahan harus selalu menghabiskan banyak uang.
Ada cara untuk bisa menikah dengan biaya minim, bahkan gratis, dan tempatnya di mall. Lokasinya adalah di Wedding Corner di Kantor Kementerian Agama di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Malang.
Irjamjam, bagian administrasi di KUA Klojen yang mengawasi Wedding Corner ini, menjelaskan bahwa pernikahan di Wedding Corner masih terhitung nikah di KUA. Oleh karena itu, masyarakat yang ingin menikah di sana tidak dikenakan biaya sepeser pun.
“Kami menyediakan fasilitas nikah gratis di Wedding Corner. Namun, tanggal pernikahan ditentukan oleh KUA Klojen. Syarat-syaratnya sama seperti menikah di KUA,” tuturnya.
Dengan adanya Wedding Corner di MPP Kota Malang ini, masyarakat memiliki alternatif tempat pernikahan yang praktis dan modern.
Nikah di mall bisa menjadi pilihan menarik bagi pasangan yang ingin suasana berbeda dan modern. Selain itu, proses administrasinya pun mudah dan tidak berbeda dengan yang ada di KUA. “Kami mengurus daftar nikah untuk seluruh wilayah Kota Malang, jadi siapa pun bisa menggunakan fasilitas ini,” tutup Irjamjam.
Wedding Corner buka dari pukul 07.30 hingga 15.30, dan sebagian besar yang menggunakan fasilitas ini adalah warga sekitar. Calon pengantin juga bisa membawa dekorasi sendiri sehingga acara lebih personal.
“Yang tertarik untuk menikah di mall dengan dekorasi sendiri, serta keluarga dan tamu juga boleh hadir,” tambahnya.
Bahkan, Wedding Corner ini pernah menyelenggarakan nikah massal yang sangat ramai. Artinya, masyarakat yang berminat menikah di sini dipersilahkan membawa rombongan pengiring dan seluruh tetek bengeknya.
“Wah, yang nikah massal itu meriah, banyak pasangan yang menikah dalam satu acara jadi di MPP ini banyak pengiringnya,” cerita Irjamjam.
Selain layanan pernikahan, Kantor Kementerian Agama di Mall Pelayanan Publik Kota Malang juga melayani pendaftaran dan pengurusan haji, nikah online, pengurusan sertifikat halal, serta konsultasi keagamaan.
“Bedanya dengan KUA Klojen, di sini kami juga mengurus haji, lalu juga bisa mengurus sertifikat halal di sini dan yang paling sering itu konsultasi keagamaan,” jelas Irjamjam.









