BLOK-A – Kabar duka datang dari Jurgen Klopp selaku pelatih kepala Liverpool FC. Ibundanya bernama Elisabeth dikabarkan meninggal dunia sejak 19 Januari 2021 pada usia 81 tahun.
Hal ini sama sekali tidak diberitakan ke publik oleh Klopp bahkan hampir sebulan setelah kematian sang ibu. Di sisi lain, dirinya juga tidak bisa pulang ke Jerman untuk mengantar mendiang Ibu ke peristirahatan terakhir. Hal itu diakibatkan karena pembatasan keluar-masuk ke Jerman akibat pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai.
“Dia sangat berarti bagi saya. Dia benar-benar ibu sejati dalam arti terbaik. Sebagai Kristen yang taat, saya tahu dia berada di tempat yang lebih baik sekarang. Fakta bahwa saya tidak bisa menghadiri pemakamannya adalah karena kita sedang tidak berada di waktu tepat,” katanya kepada media Jerman Schwarzwalder Bote, Rabu (10/2).
Memang kurang simpatik jika mengaitkan penurunan performa Liverpool setidaknya sebulan terakhir dengan kabar duka di atas. Sejak kematian ibu Klopp, Liverpool telah menjalani enam laga di lintas ajang dengan rincian empat kekalahan dan dua kemenangan.
Namun, hal itu bisa dilihat dari gaya bicara Klopp dalam konferensi pers pascapertandingan. Mantan pelatih Borussia Dortmund itu tampak kurang lugas seperti biasanya.
Itu artinya, Klopp berusaha sekuat tenaga untuk tetap bekerja secara profesional meski ibundanya meninggal. Bila kabar ini tidak dipublikasikan, maka bisa jadi para penggemar Liverpool dan penikmat sepakbola tidak ada yang mengetahui.
Kami mengucapkan duka cita mendalam kepada Elisabeth Klopp. Semoga engkau tenang di sana. Terimakasih sudah melahirkan sosok fenomenal bernama Jurgen Klopp.



