Jembatan Penghubung Tlogo Towo Dibangun dengan Hibah Tanah 137 Warga Kota Batu

img 20221213 wa0043
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, resmikan jembatan dan jalan tembus baru di Kota Batu. (Doi / blok-a.com)

Kota Batu, blok-a.com – Jembatan dan jalan tembus baru di Kota Batu, kembali diresmikan. Salah satunya adalah Jembatan Sisir – Pandanrejo yang diberi nama Jembatan Tlogo Towo, Selasa (13/12/2022) pagi.

Dengan adanya jembatan yang dinamakan Tlogo Towo dan jalan tembus baru ini, dikatakan oleh Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, untuk memberikan akses kepada masyarakat, sekaligus untuk mengurai kemacetan.

Sisi lain, Dewanti memberikan apresiasi kepada 137 warga yang dengan ikhlas menghibahkan tanahnya untuk dijadikan jalan tembus.

“Tanpa ada negosiasi dan keributan, para warga dengan kesadaran memberikan tanah sendiri. Masyarakat Kota Batu memang memiliki wawasan luas, dengan memberikan asetnya sedikit untuk jalan, perekonomian seluruh warga bisa meningkat dan sejahtera,” ungkap Dewanti.

Dewanti juga menjelaskan bahwa jalan tembus ini seharusnya dikerjakan pada 2020. Namun, dengan datangnya pandemi dan bencana, maka pembangunan harus ditunda hingga 2022.

“Untuk kedepannya, jalan tembus ini akan terus disempurnakan, dilengkapi rambu-rambu lalu lintasnya. Dengan begitu, jalan tembus ini akan menjadi layak dan nyaman untuk dilewati,” tambah Dewanti.

Kadis PUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat, dalam laporannya menjelaskan bahwa total jalan tembus dan jembatan yang dikerjakan di Kota Batu totalnya mencapai 10 km. Jembatan dan jalan tembus yang dikerjakan antara lain;

Jembatan Sisir – Pandanrejo (Jembatan Telogo Towo), Jembatan Gunungsari Celaket – Jantur, Jalan Tembus Sisir – Pandanrejo, Jalan Tembus Sisir – Temas, Jalan Tembus Songgokerto – Sumberejo, Jalan Tembus Sumberejo – Ngaglik, Jalan Tembus Sumberejo – Sisir, Pelebaran jalan Dadaprejo – Junrejo. (doi/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Redaktur pelaksana sekaligus Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, dan peristiwa terkini di Malang Raya.