Kota Malang, blok-a.com\ – Berikut adalah titik langganan macet saat momen liburan Natal dan Tahun Baru atau Nataru di Kota Malang.
Momen liburan Nataru biasanya akan banyak wisatawan datang ke Kota Malang untuk liburan. Sejumlah titik di Kota Malang biasanya akan macet.
Sebelum kemacetan itu tiba, blok-a.com menyarankan agar pengendara tak melewati sejumlah titik langganan macet saat momen liburan Nataru nanti.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra menjelaskan ada lebih dari 10 titik yang biasanya akan terjadi macet.10 titik langganan macet itu adalah Exit Tol Madyopuro, Jalan Ahmad Yani, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Basuki Rahmat, Alun-alun Bundaran Tugu, Alun-alun Merdeka Kota Malang, Jalan Mayjen Sungkono. Selain itu juga di simpang tiga Dinoyo hingga Jembatan Tunggulmas, kemudian Jalan Ranugrati.
“Titik-titik kemacetan seperti di perbatasan wilayah Kota Malang atau pintu masuk kota, Exit Tol Madyopuro. Kemudian Jalan Basuki Rahmat atau Kayutangan yang menjadi titik keramaian. Mudah-mudahan tidak seluruh wilayah, Insya Allah hanya di beberapa titik saja,” katanya.
Untuk melewati kemacetan itu, Widjaja juga menyarankan ke pengendara saat berkunjung Kota Malang nantinya. ia mengatakan, kendaraan sebaiknya diperiksa seperti bagian mesin, rem dan oli dengan keadaan yang aman sebelum berangkat untuk berwisata. Hal itu penting untuk menghindari mogok ketika berkendara di jalan.
Kemudian, masyarakat dihimbau tidak berkendara ketika cuaca ekstrem seperti saat hujan angin dan lainnya. Dia mengatakan saat ini Kota Malang memasuki musim hujan sehingga rawan terjadi bencana seperti pohon tumbang dan lainnya.
Selanjutnya, pengendara dapat mengecek terlebih dahulu jalan-jalan yang hendak dilewati di Kota Malang untuk menghindari kemacetan. Hal itu bisa dilakukan dengan memantau melalui kamera CCTV yang ada di website cctv.malangkota.go.id. Sehingga masyarakat selanjutnya bisa memilih jalan-jalan lainnya dengan kondisi yang sekiranya lancar untuk bisa dilewati.
“Kalau memang tidak terlalu penting sebaiknya tahan diri. Saya juga berharap, masyarakat memanfaatkan fasilitas CCTV untuk antisipasi sejak awal, sehingga bisa memilih melewati jalan-jalan lain. Tetapi tentu kami berharap masyarakat kalau ada macet, ya bersabar, jangan berebut, karena ini tanggungjawab keselamatan bersama,” katanya.
Sebagai antisipasi, Dishub Kota Malang juga akan menurunkan para personelnya untuk membantu mengatur lalu lintas bersama jajaran dari Satlantas Polresta Malang Kota. Skema rekayasa lalu lintas juga dimungkinkan dilakukan pada titik-titik terjadinya kemacetan.
“Saya belum bisa memastikan apakah harus ada contraflow, apakah satu jalur saja, tetapi semoga tidak terjadi. Kita optimalkan sumberdaya yang ada, diantaranya personel kami, pengaturan traffic light ATCS dan lainnya,” katanya. (bob)











Balas
Lihat komentar