Kabupaten Malang – Hingga Rabu (3/1) pagi jalur Provinsi Malang-Kediri di Dusun Jombok Desa Krajan Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang masih tertutup material longsor. Jalur tersebut masih ditutup total dan belum dapat dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat.
Sebelumnya di kawasan Ngantang diguyur hujan yang cukup lebat sejak pukul 14.00 WIB sampai 17.00 WIB pada Selasa (2/2). Sehingga mengakibatkan tebing yang berada di satu-satunya jalur provinsi dari Malang ke Kediri atau sebaliknya longsor dan menutup jalan.
“Kejadian terjadi sekitar pukul 17.50 WIB. Akibatnya tebing setinggi 25 meter lebar 20 meter longsor. Selang beberapa menit terjadi longsor susulan setinggi 15 meter dengan lebar 7 meter sehingga volume longsor bertambah dan menutup seluruh jalan,” tulis rilis dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang.
Hingga kini jalur tersebut masih belum bisa dilalui kendaraan. Material longsor yang menutup jalan cukup banyak sehingga butuh waktu untuk melakukan pembersihan.
“Masih belum bisa dilalui kendaraan. Ini masih proses evakuasi dengan menggunakan alat berat,” jelas Kasatlantas Polres Batu, Akp Mala Darlius, Rabu (3/1).
Satlantas Polres Batu sendiri telah menyiapkan 15 personel untuk melakukan rekayasa lalu lintas. Terlebih di kawasan tersebut tidak ada jalur alternatif sehingga pengendara diminta untuk putra balik.
“Diputar balik semua kendaraan yang mau ke Batu atau ke Kediri karena memang tidak ada jalur alternatifnya. Di Kasembon dan Pujon personel sudah standby untuk mengingatkan pengendara agar putar balik,” imbuhnya.
Menurut Mala ada dua alat berat yang didatangkan BPBD untuk proses evakuasi. Pihaknya berharap proses evakuasi dan pembersihan material longsor bisa segera selesai agar jalur tersebut dapat dilalui kendaraan kembali.
“Diupayakan hari ini selesai agar bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Semoga tidak terjadi longsor susulan,” harapnya.










Balas