Jaga Tradisi Muharaman, LPMK dan Muslimat NU Ranting Lumpur Gelar Santunan Anak Yatim

Penyaluran santunan anak yatim dari LPMK dan NU Ranting Lumpur.(blok-a.com/ivan)
Penyaluran santunan anak yatim dari LPMK dan NU Ranting Lumpur.(blok-a.com/ivan)

Gresik, blok-a.com – Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Lumpur bersama Muslimat NU Ranting Lumpur menggelar santunan anak yatim sebagai bagian dari tradisi menyambut Tahun Baru Islam, Muharaman.

Kegiatan yang digelar secara sederhana ini berlangsung khidmat di kawasan Gadukan Ikan, Kelurahan Lumpur, Gresik, Jumat (25/7/2025), dan dihadiri tokoh masyarakat, para sepuh, lurah setempat, pengurus ranting NU Lumpur, hingga perwakilan perusahaan sekitar.

Sebanyak 49 anak yatim dari usia balita hingga kelas 6 SD menerima santunan dengan total nominal mencapai Rp1,2 juta per anak.

Ketua LPMK Lumpur, Ahmad Fasolin atau yang akrab disapa Cak Mamat, menyebutkan kegiatan santunan ini rutin digelar setiap tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak yatim di wilayahnya.

“Ini tradisi yang terus kami jaga setiap Muharaman. Selain dari dana utama, juga masih ada tambahan dari para donatur setelah acara selesai,” ujar Cak Mamat kepada blok-a.com.

Lebih lanjut, Cak Mamat menghimbau agar dana santunan dimanfaatkan sebaik mungkin, terutama untuk kebutuhan pendidikan anak-anak.

Tak hanya sebatas santunan, Cak Mamat juga mengungkapkan bahwa LPMK Lumpur memiliki program pembiayaan pendidikan penuh bagi anak-anak yatim di kelurahan tersebut.

“Mulai dari PAUD, TK, hingga madrasah, 100 persen SPP ditanggung oleh LPMK. Sedangkan biaya mengaji mulai dari pra TPQ sampai Diniyah ditanggung oleh NU Ranting dan Koperasi Al Farisi,” tambahnya.

Cak Mamat menjelaskan, anggaran yang digunakan LPMK Lumpur bersumber dari retribusi penyewaan gudang dan pelelangan ikan (gadukan). Sementara untuk NU Ranting, pendanaan berasal dari iuran warga yang dikelola bersama secara transparan.

Lurah Lumpur, Eka Prapangasta, yang turut hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi LPMK dan NU Ranting Lumpur dalam menjalankan program-program sosial kemasyarakatan, khususnya yang menyentuh langsung kebutuhan anak-anak yatim.

“Ini bentuk nyata dari semangat gotong royong warga Lumpur. Kami harap santunan ini benar-benar bermanfaat bagi anak-anak dan keluarganya,” ujarnya.

Tradisi Muharaman di Kelurahan Lumpur menjadi contoh bagaimana kearifan lokal bisa dirawat sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.(ivn/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com