Jaga Kesehatan Keluarga Petugas, DLH Malang Sediakan Mesin Cuci di Kantor

8 Mesin cuci tiba di UPT DLH Malang
8 Mesin cuci tiba di UPT DLH Malang - Foto: Bob Bimantara

KABUPATEN MALANG – Keluarga petugas pengelola sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang diupayakan mendapat fasilitas kesehatan dan kebersihan. Pihak DLH menyiapkan 8 unit mesin cuci baju yang diletakkan di Pelaksana Teknis (UPT) DLH Kabupaten Malang dan dua Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kabupaten Malang.

Kegunaanya adalah untuk mencuci seragam kerja dari petugas pengelola sampah. Sehingga, petugas tidak akan membawa pakaian kotor sehabis mengelola sampah ke rumah.

“Jadi seragamnya tidak perlu dibawa pulang lagi. Sehabis bekerja nanti langsung dicuci di UPT atau TPA. Jadi pulang sudah bersih. Tidak bawa pakaian kotor lagi,” kata Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun DLH Kabupaten Malang, Renung Rubiyartaji ke Blok-A Selasa (15/12).

Renung juga menjelaskan, sebelum ada mesin cuci dengan merek Samsung ini, keluarga pengelola sampah sangat riskan akan penularan Covid-19.

“Soalnya petugas (sampah) di TPA maupun UPT itu setiap harinya menemukan sampah limbah Covid-19 seperti masker contohnya. Kan berbahaya kalau droplet ke seragam. Dan seragamnya dibawa pulang. Sekarang tidak perlu lagi. Dicuci langsung,” tuturnya.

Untuk anggarannya sendiri, DLH menghabiskan dana sekitar Rp 7 sampai 9 juta untuk pengadaan 10 mesin cuci. “Dan masuk di APBD-P (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan) tahun 2020,” tutupnya.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com