MALANG – Setelah menjadikan Terminal Madyopuro sebagai terminal sehat, Dinas Perhubungan Kota Malang juga berencana menjadikan terminal ini jadi terminal wisata. Dishub menjawab makin tingginya permintaan wisatawan akan transportasi menuju kawasan Bromo.
Maka dari itu, Terminal Madyopuro akan dijadikan titik point terakhir perjalanan wisata Bromo di Kota Malang. Terminal ini dirasa jadi spot terdekat menuju kawasan Bromo.
“Ini (Terminal Madyopuro) akan jadi titik nol. Jadi hardtop-hardtop yang ke Bromo itu, dia nanti titik nol-nya disini. Jeep itu nanti tidak akan datang ke hotel, ke tengah kota, nanti titik nol ambil penumpang disini,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Handi Priyanto, Jumat (16/10).
Menurut pria berkacamata itu, upaya ini akan menghidupkan transportasi lokal lain di Kota Malang. Khususnya angkot. Angkot akan bisa lebih banyak menarik penumpang dari hotel ataupun stasiun ke titik oper jeep menuju Gunung Bromo di Terminal Madyopuro.
Sebelumnya, Terminal Madyopuro hanya beroperasi hingga pukul 17.00 WIB malam saja. Jika terminal wisata ini jadi terealisasi, dimungkinkan terminal yang berada di daerah Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang itu akan beroperasi 24 jam penuh.
“Soalnya kan ke Bromo itu antara jam 12 – 1 malam, sehingga otomatis operasional penumpang ini ya bisa dikatakan nanti sampai 24 jam, kalau ini sudah jadi. Akan jadi lebih hidup nanti,” tandas Handi.










Balas
Lihat komentar