Barcelona mungkin sedang tenggelam dalam penyesalan, setelah keputusan mereka melego Luis Suarez ke Atletico Madrid di bursa transfer musim panas tahun lalu.
INDOSPORT.COM – Barcelona saat ini mungkin sedang tenggelam dalam penyesalan, setelah keputusan mereka untuk melego Luis Suarez ke Atletico Madrid di bursa transfer musim panas tahun lalu.
Keputusan tersebut terbukti keliru. Nyatanya, Luis Suarez masih mampu menyala terang. Alih-alih dimakan usia dan gagal tampil apik, bomber Uruguay itu masih mampu menjadi andalan di lini depan.
Luis Suarez berhasil menjaga kans Atletico Madrid untuk menjadi kampiun LaLiga Spanyol musim ini. Aksinya di menit akhir dalam laga kontra Osasuna membuat Atletico sukses mempertahankan puncak klasemen dari kejaran rival-rivalnya.
Berkat golnya, Atletico Madrid menjadi klub yang berpeluang besar untuk bisa keluar sebagai juara di akhir musim ini. Mengingat musim ini tinggal menyisakan satu laga lagi dan Atletico berada di puncak dengan 83 poin, terpaut dua poin dari Real Madrid di posisi kedua.
Barcelona benar-benar tak menyangka jika Suarez ternyata masih mampu menjadi andalan dan belum ‘habis’, seperti yang alasan yang mereka pakai kala menendang dirinya.
Suarez adalah bintang pertama yang tergusur dari skuad Barcelona menyusul kedatangan Ronald Koeman yang ditunjuk untuk menggantikan Quique Setien.
A reminder that Barcelona sold Luis Suarez to Atlético Madrid for just €7m.
They told him he was too old to perform at the highest level.
He’s scored 20 league goals this season 🤦♂️ pic.twitter.com/DhndxzOJED
— ESPN FC (@ESPNFC) May 16, 2021
Koeman bersikeras jika Suarez sudah terlalu tua dan tak lagi bisa menjadi andalan di lini depan Barcelona arahannya. Keyakinan tersebut kemudian membuat Barcelona ikhlas melepas Suarez ke Atletico hanya dengan mahar senilai 7 juta euro (sekitar Rp121,3 miliar).
Banderol yang terlampau murah untuk bomber yang memiliki track record segemilang Suarez.










Balas