Ini Peran Tersangka Raymond Enovan dalam Penipuan Robot Trading Wahyu Kenzo, Raup Untung Rp 10 Miliar

Caption: Rilis tersangka baru trading robot ATG Wahyu Kenzo di Mapolresta Malang Kota, Kamis (16/3/2023) (blok-a/Mike)
Caption: Rilis tersangka baru trading robot ATG Wahyu Kenzo di Mapolresta Malang Kota, Kamis (16/3/2023) (blok-a/Mike)

Kota Malang, blok-a.com – Setelah sebelumnya Dinar Wahyu Saptian Dyfrig alias Wahyu Kenzo, pemilik robot trading ATG, ditetapkan sebagai tersangka, kini polisi menetapkan Raymond Enovan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

“Raymond merupakan anggota tim robot trading ATG dan juga bertugas untuk merekrut anggota baru,” ujar Kapolresta Malang Kota, Kombespol Budi Hermanto

Berdasarkan hasil penyelidikan lanjut Raymond Enovan berperan sebagai salah satu pendiri robot trading ATG atau berada pada posisi di bawah Wahyu Kenzo. Tugas utamanya ialah merekrut anggota dan melakukan presentasi untuk memperluas jaringan, seperti yang disampaikannya dalam konferensi pers pada hari Kamis (16/3/2023).

“Tim penyidik telah berhasil mengamankan beberapa barang bukti dalam proses penetapan tersangka tersebut. Beberapa barang bukti yang berhasil diamankan antara lain adalah sebuah buku tabungan BCA, satu unit handphone, dan satu unit laptop,” ujar Buher sapaan akrabnya.

Selama bekerja di ATG, Raymond diduga telah menghasilkan keuntungan sebesar Rp 10 miliar. Menurut penjelasan BuHer, tersangka Raymond juga mengaku memiliki aset berupa tanah dan rumah, namun pihak kepolisian masih melakukan analisis terhadap aset tersebut.

Dari hasil penyelidikan terhadap tersangka baru, polisi mengetahui bahwa terdapat dua orang founder ATG di Malang selain Raymond. Saat ini, tim penyidik akan memanggil dan memeriksa salah satu dari mereka.

“Inisial A akan diperiksa oleh tim penyidik terkait kasus ATG. Dari penyidikan ini, polisi mengetahui bahwa ada 15 founder ATG di seluruh Indonesia. Kemungkinan akan ada tersangka baru yang ditetapkan dalam waktu dekat,” demikian dijelaskan BuHer saat konferensi pers. (mg1/bob)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?