KOTA BATU – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu telah menyiapkan beberapa orang yang akan menjadi penerima vaksin Sinovac untuk kali pertama. Tak hanya dari kalangan tenaga kesehatan namun tokoh masyarakat dan tokoh agama pun turut menjadi penerima vaksin.
Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso. Sebanyak 16 orang dari tokoh masyarakat dan tokoh agama juga telah didaftarkan. Diantaranya ketua NU dan Muhammadiyah Kota Batu.
“Untuk yang pertama divaksin nanti ada wali kota, sekda, kapolres, kajari, dandim/pabung dan ketua DPRD atau yang tergabung dengan Forkopimda. Kemudian ada tokoh masyarakat lainnya seperti ketua NU, ketua Muhammadiyah, hingga kepala Dinkes,” ujar Punjul, Selasa (19/1).
Lebih lanjut Punjul mengatakan beberapa pejabat dan tokoh masyarakat ini menjadi contoh vaksinisasi pertama di Kota Batu. Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman Kepada masyarakat. Sedangkan saat ditanya kapan kedatangan vaksin di Kota Batu, pihaknya menyesuaikan dengan jadwal dari pemerintah pusat.
“Masih nunggu jadwal dari pemerintah pusat. Yang jelas jabatan di atas sudah diajukan. Jadi kalau sudah datang bisa langsung dilakukan vaksinisasi. Ketika nanti ada perubahan juga akan mengikuti. Apakah yang bersangkutan memiliki komorbid atau pernah terkonfirmasi positif Covid-19 akan mengikuti,” bebernya.
Sementara itu, Ketua PCNU Kota Batu H. Achmad Budiono mengatakan jika pihaknya saat ini belum mendapatkan surat dari Dinas Kesehatan Kota Batu perihal dirinya masuk dalam salah satu orang pertama yang akan dilakukan vaksinasi. Meski begitu pihaknya siap untuk melakukan vaksin demi memberikan rasa kepercayaan kepada masyarakat Kota Batu.
“Saya siap-siap saja (divaksin.red). Ini juga demi memberikan rasa kepercayaan ke masyarakat. Namun untuk lebih tepatnya kapan dan dimana vaksinnya bisa tanyakan langsung ke Dinas Kesehatan Batu,” paparnya singkat.
Begitu juga Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Batu Drs Abdul Manaf M.Pd menyampaikan jika dirinya belum mendapat surat resmi terkait menjadi salah satu tokoh agama atau tokoh masyarakat yang mendapatkan vaksin pertama.
“Belum tahu terkait hal tersebut. Tapi memang saya pernah dimintai data. Tapi tidak ada informasi terkait imunisasi Covid-19. Cuma dimintai tanggal lahir dan jabatan organisasi saja,” jelasnya.
Sedangkan Ketua DPRD Kota Batu Asmadi mengatakan jika dirinya siap untuk divaksin Covid-19. Sebagai orang nomor satu di kursi legislatif pihaknya akan memberikan contoh kepada masyarakat.
“Saya siap divaksin. Ini sudah aturan dari pemerintah. Sehingga bisa pastikan bahwa vaksinasi aman untuk semua orang. Terlebih vaksin dilakukan untuk menghentikan persebaran Covid-19 dan membuat keadaan kembali normal,” paparnya.
Ia berharap seluruh masyarakat yang telah didata sesuai aturan vaksin di Kota Batu juga mengikuti. Karena upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk kebaikan bersama.




