Ini Kata Polisi Soal Dugaan Kucing Mati Massal Diracun di Perumahan Kota Malang

Kucing mati massal kota Malang diracun
Anggot Polsek Lowokwaru berkomunikasi dengan Ketua RT perumahan diduga kucing mati massal, Minggu (25/09/2022) (Dok. Polsek Lowokwaru for blok-A)

Kota Malang, blok-A.com – Beredar kabar adanya kucing mati massal di salah satu perumahan Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Kabar itu berasal dari unggahan akun Instagram @infomasi_malangraya. Dalam unggahan video itu dikabarkan ada kucing mati massal lengkap denga foto tangkapan layar chat dan juga video kucing sedang sekarat beserta caption.

Dalam video itu dinarasikan ada kucing yang tiba-tiba mati massal satu perumahan. Bahkan juga tertulis kucing di satu perumahan itu meninggal semua. Pelaku pun diharapkan segera tertangkap. Dugaanya kucing-kucing itu mati karena diracun.

untuk video lengkapnya: klik ini

Polisi buka suara terkait kabar itu. Kapolsek Lowokwaru, AKP Anton Widodo menjelaskan, Bhabinkamtibmas Tasikmadu langsung menuju lokasi perumahan itu. Anton menjelaskan, anggotanya langsung melakukan klarifikasi terhadap kabar yang beredar.

“Langsung ketemu pak RT-nya untuk klarifikasi itu,” ujarnya ke blok-A.com, Minggu (25/09/2022).

Anton menambahkan, hasil dari klarifikasi itu tidak benar bahwa di perumahan itu kucing mati massal. Dari hasil klarifikasi RT dan polisi, Anton menyebut hanya ada sekitar empat sampai lima kucing yang meninggal. Untuk alasan meninggalnya sendiri masih belum diketahui.

“Cuma empat sekitar yang mati. Itu pun belum tahu penyebabnya loh. Apa diracun atau apa kan ya gak tahu,” tuturnya.

Untuk kucingnya sendiri, Anton tidak menyebut itu kucing liar atau ada pemiliknya. “Pokoknya di sana itu dan empat sekitaran yang mati dan gak ada yang mati massal dan 11 hilang. Itu dari hasil klarifikasinya,” imbuhnya.

Anton kini masih belum mendapat laporan resmi atas dugaan peracunan kucing itu. Namun dia akan melakukan lidik atas peristiwa itu.

“Ya belum ada laporan tapi bisa kami lidik,” ujarnya.

Sementara itu, dari hasil klarifikasi ketua RT perumahan dan polisi diduga, memang banyak kucing berkeliaran di perumahan itu. Untuk itu, dia menyarankan, agar kucing-kucing itu untuk dipindahkan tempatnya.

“Ya bisa diberikan ke komunitas pecinta kucing untuk diadopsi sementara. Lalu bisa diadopsi oleh pecinta kucing lainnya,” tutupnya. (bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com