Identitas Wanita Berpakaian Warna Hitam Bertuliskan ‘Angel’ Tewas Tertabrak Kereta Api di Singosari Terungkap

Proses evakuasi perempuan paruh baya yang tewas tertabrak kereta api di Singosari, Malang, Sabtu (8/7/2023).
Proses evakuasi perempuan paruh baya yang tewas tertabrak kereta api di Singosari, Malang, Sabtu (8/7/2023).

Kabupaten Malangblok-a.com – Tim Inafis Polres Malang berhasil mengungkap identitas wanita paruh baya yang ditemukan tewas tertabrak Kereta Api (KA) Tumapel Nomor KA 430 nomor Lokomotif CC2017714 tujuan Malang-Surabaya yang melaju dari arah selatan ke utara diperlintasan rel kereta api di Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Malang.

Berdasarkan hasil sidik jari terungkap wanita paruh baya bernama Maria Saptaria (54) warga Perum GPA Blok K1-18 RT 05 RW 14 Desa Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang .

” Identitas korban terungkap berdasarkan hasil mambis tim inafis Polres Malang saat di kamar jenazah RSSA Kota Malang ,” ujar Kasi Humas Polres Malang , Achmad Taufik kepada blok a com , Minggu ( 9/7 ) pagi .

Berita sebelumnya , korban ditemukan meninggal dunia sekira pukul 04.40 WIB di jalur rel kereta api Kilometer (KM) 42+ 2/3 petak jalan Blimbing-Singosari, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari.

Perempuan tersebut diduga tertabrak Kereta Api (KA) Tumapel Nomor KA 430 nomor Lokomotif CC2017714 tujuan Malang-Surabaya di Singosari yang melaju dari arah selatan ke utara.

“Korban seorang perempuan pejalan kaki, diduga tertabrak kereta api Tumapel jurusan malang-Surabaya,” kata Iptu Taufik saat dikonfirmasi di Polres Malang, Sabtu (8/7/2023).

Saat ditemukan, korban mengenakan pakaian warna hitam bertuliskan ‘Angel’ serta celana warna senada. Diperkirakan usia korban berkisar antara 50 hingga 55 tahun. (mg1/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com