blok-a.com – Mahyar Tousi belakangan ini menjadi bulan-bulanan netizen karena dianggap merendahkan batik Indonesia. Terkait hal tersebut, ternyata Indonesia menjadi negara nomor 4 dengan netizen paling bar-bar. Bagaimana bisa?
Mahyar Tousi merupakan seorang warga Inggris yang mengaku sebagai political youtuber. Baru-baru ini, ia melontarkan kalimat yang dianggap menghina batik dan kain endek lewat cuitannya di Twitter, Rabu (16/11/2022).
“Apa yang dikenakan para idiot ini?!” tulis Mahyar Tousi dalam cuitannya yang kini telah dihapus.
Dalam unggahannya, pria itu membagikan foto Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menteri Perdagangan Indonesia Zulkifli Hasan, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, dan Pendiri WEF Klaus Martin Schwab di ajang KTT G20 di Bali.
Sontak saja cuitan tersebut mengundang amarah masyarakat Indonesia. Banyak warganet yang menuliskan hujatan dalam Twitter milik Mahyar. Bahkan ia juga mengaku dapat ancaman pembunuhan dari warganet Indonesia.
Mendapat Predikat Netizen Paling Bar-Bar No.4
Indonesia digadang-gadang menjadi negara yang memiliki warganet atau netizen paling bar-baru didunia setelah Afrika, Rusia, dan Meksiko.
Hal tersebut diketahui dalam laporan tahunan bertajuk “Indeks Keberadaban Digital” atau “Digital Civility Index” yang menunjukkan tingkat kesopanan pengguna internet atau netizen.
Metode penilaian skor Digital Civility Index (DCI) dari Microsoft ini menggunakan 16 ribu responden usia dewasa yang berasal dari 32 negara dan 503 respinden berasal dari Indonesia.
Negara yang menduduki peringkat teratas sebagai negara yang paling bar-bar di dunia adalah Afrika Selatan dengan nilai DCI mencapai 81. Sementara, Indonesia menduduki peringkat ke-4 negara yang paling bar-bar di Asia Tenggara, dengan nilai DCI 76.
DCI atau skala keberadaban yang dimaksud dalam laporan survei ini terkait dengan perilaku berselancar di dunia maya dan aplikasi media sosial penduduk dalam suatu negara.
Termasuk dalam pengukuran ini adalah risiko terjadinya penyebarluasan berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian, diskriminasi, misogini, cyberbullying, trolling atau tindakan sengaja untuk memancing kemarahan.
Selain itu, pada tahun 2019 di laporan tahunan yang sama, Indonesia juga menduduki peringkat pertama sebagai negara paling tidak sopan se-Asia Tenggara dengan perolehan skor DCI mencapai 67 poin, selisih sepuluh poin dibandingkan dengan tahun 2020.
Jumlah Pengguna Sosial Media di Indonesia
Berdasarkan laporan We Are Social, jumlah pengguna aktif media sosial di Indonesia sebanyak 191 juta orang pada Januari 2022. Jumlah itu telah meningkat 12,35% dibandingkan pada tahun sebelumnya yang sebanyak 170 juta orang.
- Whatsapp 112 juta pengguna
- Instagram 99,9 juta pengguna
- TikTok 99,1 juta pengguna
- Twitter 18,45 juta pengguna
(hen)









Balas
Lihat komentar