Blitar, blok-a.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Blitar mengadakan Panggung Bebas Ekspresi dengan tema “September Hitam dan Gugatan 17+8”. Acara ini berlangsung di Patung Bung Karno pertigaan Herlingga Kota Blitar, Minggu (7/9/2025).
Panggung Bebas Ekspresi ini, menampilkan pertunjukan seni musik dan puisi yang menggugah kesadaran masyarakat akan berbagai isu, termasuk pelanggaran hak asasi manusia (HAM).
Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Blitar, Qithfirul Aziz mengatakan, tujuan dari kegiatan ini, ingin mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap aksi demonstrasi.
“Saat ini, banyak tindakan demonstrasi yang disalahartikan sebagai aksi kriminal,” kata Aziz.
Dalam kegiatan ini, ratusan selebaran dan permen dibagikan kepada pengguna jalan sebagai upaya sosialisasi.
“Melalui selebaran ini, kami ingin masyarakat menyadari pentingnya memperjuangkan keadilan bagi para korban pelanggaran HAM,” imbuhnya.
Aziz menandaskan, selain itu, HMI Cabang Blitar juga mengangkat tuntutan 17+8 sebagai gugatan rakyat. Mereka menggunakan banner bekas untuk menuliskan “Reformasi #2” dengan tagar “September Hitam & Gugatan 17+8”.
“Acara ini bukan hanya sekadar pertunjukan seni, tetapi juga merupakan pernyataan komitmen HMI Cabang Blitar dalam memperjuangkan hak asasi manusia dan menuntut keadilan bagi semua korban pelanggaran HAM di tanah air,” pungkasnya. (jar/lio)










Balas