Banyuwangi blok-a.com – Karyawan Kebun Glenfalock, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore tewas tersambar petir saat akan berteduh di gubuk, Rabu (16/11/2022) siang
Kapolsek Glenmore, AKP Satrio mengatakan Hermanto (25) warga Dusun Gunung Krikil RT 03 RW 01, Desa Tegalharjo bersama rekan-rekannya kerja dilahan tembakau di lahan kebun Glenfalock. Tiba-tiba hujan deras turun.

“Karena hujan deras, Mandor mengentikan kerja karyawan, dan menyuruh pulang,” kata AKP Satrio.
Saat perjalanan pulang kata AKP Satrio hujan semakin deras. Korban bersama Bahrul (28) warga Dusun Tegalgondo, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, teman kerja korban pulang bersama rekannya dan mengendarai sepeda motor masing-masing.
Kemudian, korban meminggirkan sepeda motornya untuk berteduh di gubuk. Bahrul pun ikut meminggirkan sepeda motornya.
“Sebelum berjalan ke gubuk, tiba-tiba petir menyambar korban. Korban pun langsung tertelungkup diatas diatas sepeda motornya,” jelas Kapolsek Glenmore.
Pada saat bersamaan petir juga menyambar Busi sepeda motor milik saksi Bahrul.
“Melihat kondisi rekannya tersambar petir, Bahrul berteriak minta tolong. Kemudian datang Apri Santoso diikuti pekerja lainnya, yang saat itu dalam perjalanan pulang.
“Apri Santoso melaporkan kejadian ini ke Mandor kerja,” terangnya.
Setiba mandor kerja datang di TKP, langsung membawa korban ke Rumah Sakit Bhakti Husada (RSBH) Glenmore.
“Setelah dilakukan pemeriksaan tim medis RSBH korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” paparnya.
Lebih lanjut AKP Satrio mengatakan, ayah korban menerima kejadian tersebut, dan kasus ini sebagai musibah.
“Ayah korban tidak menggugat dan karena kasus ini sebagai musibah,” pungkasnya.
Sementara Manajer Lapangan PT Ekta, Arifin terkait peristiwa ini perusahaan akan memberi santunan kepada keluarga korban.
“Kami atas nama PT Ekta turut berbelasungkawa atas peristiwa ini, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran,” tandasnya. (Git)










Balas
Lihat komentar