Blok-a.com – Baru-baru ini media sosial tengah dihebohkan dengan curhatakan seorang wanita yang mengaku mendapatkan mobil taksi online yang penuh kecoa.
Pengalaman naik mobil taksi online penuh kecoa itu dibagikan oleh pengguna TikTok @sherenkhou_.
https://vt.tiktok.com/ZS8yXpgkd/
“Sumpah guys kita nemu mobil GRAB yang penuh kecoak. Di belakangnya masih ada cuma gak ke video,” kata wanita si pemilik akun menjelaskan.
Dalam video yang berdurasi sekitar 35 detik itu, terlihat tiga orang wanita yang menceritakan pengalamannya naik taksi online yang dipenuhi oleh kecoa.
Sambil berbicara, ketiga wanita itu nampak panik setelah mendapatkan pengalaman yang kurang baik. Selain itu, pemilik akun juga menyisipkan sebuah video yang memperlihatkan mobil taksi online penuh dengan kecoa dibagian atap mobil.
Mengetahui hal itu, ketiga wanita ini langsung turun dari mobil tersebut untuk memesan taksi online lain. Sebelumnya, driver taksi online ini sempat membersihkan mobilnya agar layak untuk ditumpangi.
“Kita sampai turun sampai lompat. Kita sampai pesen ulang, kita turun jijik banget,” ucap salah satu wanita.
“Jujur ini kita bertiga sampe gamau naik lagi walaupun udah dibersihin sama bapaknya,” lanjutnya.
Video pengalaman naik taksi online yang dipenuhi oleh kecoa ini kemudian viral dan mendapatkan banyak tanggapan dari warganet.
“Pernah juga dapet, geli banget ampe turun tengah jalan, gaberani gerak,” komentar salah satu akun.
“Biasanya dari sisa makanan jadinya kecoa banyak saya juga driver selesai narik seharian semprotin pembasmi kecoa,” imbuh yang lain.
“gw pernah nemu, tpi itu tikus bukan kecoa. baru sadar pas ada suaranya, awalnya udah ada bau2 tikus gitu kan ya, tpi msih positive thinking aja,” tulis yang lain.
Tak lama setelah videonya viral, pihak taksi online kemudian meminta maaf kepada wanita itu dan mengembalikan dana yang telah dibayarkan. Ia juga menyebut telah memberikan saksi ke mitra pengemudi.
“Malam Kak, mohon maaf atas ketidaknyamanannya ya 🙏🏻 Laporan Kakak sdh kami tindaklanjuti & Mitra Pengemudi terkait telah diberikan sanksi,” tulis pihak taksi online dalam kolom komentar.
(hen)










Balas