KABUPATEN MALANG – Korban meninggal dalam kecelakaan Tol Ngawi – Solo Jumat (13/11) bertambah.
Setelah anggota DPRD Kabupaten Malang Fraksi PDIP, Hariyanto dinyatakan meninggal dunia. Kini anggota DPRD Kabupaten Malang Fraksi PDIP sekaligus tim pemenangan paslon SanDi Hari Sasongko juga menghembuskan nafas terakhirnya, Rabu (18/11)
Sekretaris Tim Pemenangan SanDi sekaligus Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Malang, Darmadi menjelaskan, Harsas sapaan akrab Hari Sasongko meninggal setelah dirawat secara intensif selama kurang lebih lima hari di RS dr. Moewardi Surakarta.
“Selama lima hari itu pak Harsas dalam keadaan kritis dan tidak sadarkan diri. Luka di kepalanya lah sepertinya terlalu parah. Dan akhirnya kemarin meninggal sekitar pukul 10.30,” kata Darmadi.
Jenazah almarhum Harsas sendiri, lanjut Darmadi dikirim ke Malang langsung setelah dinyatakan meninggal dunia dan tiba di Kabupaten Malang sekitar pukul 19.00.
“Dan langsung disalatkan di rumah duka di Masjid Al-Ikhlas Tambaksari, (Kecamatan Tajinan) jam 19.45 dan langsung disemayamkan,” tuturnya kepada Blok-A.
Sementara itu, Darmadi merasa kehilangan sosok figur bapak di DPC PDIP Kabupaten Malang sepeninggalnya Harsas.
Pasalnya, Harsas yang dulu menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang sendiri adalah figur yang mengayomi seluruh kader PDIP. Semua keluh kesah kader PDIP didengar Harsas.
Harsas juga tak jarang memberikan masukan dan mampu menyemangati kader untuk tetap solid. Kata Darmadi mengingat masa-masa Harsas menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Malang periode 2014 -2019.
“Beliau (Harsas) tidak pernah membeda-bedakan kader. Entah muda atau tua. PAC atau ranting atau pengurus DPC semua dia rangkul. Beliau itu tidak pernah membeda-bedakan” kata Darmadi.
Oleh karena itu, kader PDIP sendiri, lanjut Darmadi, sangat kehilangan sosok kebapakan dalam diri Harsas.
“PDIP sampai sebesar ini juga karena sifat beliau (Harsas) selama menjabat dulu bisa jadi panutan ataupun teman berbagi suka dan duka,” tutup ia.
Sebagai informasi, Harsas dan Haryanto tidak sendirian dalam kecelakaan di Tol Ngawi – Solo.
Ada kader PDIP, Amari yang juga turut dalam kecelakaan tersebut.
Amari, Harsas dan Haryanto awalnya hendak ke Yogyakarta untuk mendatangi agenda kunjungan kerja.
Namun, nahas. Ketika di Tol Ngawi – Solo, Amari yang menjadi pengemudi diduga tidak konsentrasi dalam berkendara.
Mobil yang ia kendarai menabrak bagian truk fuso. Akibatnya, mobil rusak parah.
Sementara itu, dari informasi yang dihimpun Blok-A. Amari sendiri masih dirawat dan sudah sadar dari cedera kecelakaan tersebut.










Balas
Lihat komentar