blok-a.com – Gempa berkekuatan Magnitudo 7,8 mengguncang wilayah Turki selatan, Senin (6/2/2023), pada pukul 04:17 waktu setempat (01:17 GMT).
Dalam sejumlah foto dan rekaman video yang disiarkan, terlihat sejumlah bangunan tinggi runtuh dan rata dengan tanah.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyampaikan, kedalaman gempa adalah 24,1 kilometer (14,9 mil), terletak 23 kilometer (14,2 mil) timur Nurdagi, provinsi Gaziantep.
Sementara, sementara layanan pemantauan EMSC mengatakan kemungkinan risiko tsunami sedang dievaluasi.
Getaran gempa berlangsung sekitar satu menit dan memecahkan jendela, menurut seorang saksi Reuters di Diyarbakir, 350 km (218 mil) ke timur.
Belum diketahui secara pasti jumlah korban jiwa akibat gempa ini. Namun menurut laporan pejabat Turki setempat yang diperoleh The Guardian menyebut sedikitnya 10 orang dinyatakan tewas.
Horrific news of tonight’s earthquake in #Turkey & northern #Syria — the damage looks extensive.
— Charles Lister (@Charles_Lister) February 6, 2023
The epicenter region is home to millions of refugees and IDPs, many of whom live in tents & makeshift structures. This is the absolute nightmare scenario for them. And it’s winter. pic.twitter.com/oACzWYtWb2
Gubernur Gaziantep Davut Gul memberikan pernyataan kuatnya gempa tersebut dan mengimbau warganya untuk menunggu di luar rumah dan mencari tempat seaman mungkin.
“Gempa bumi terasa kuat di kota kami. Tolong, mari kita tunggu di luar tanpa panik. Jangan gunakan mobil kita. Jangan memadati jalan utama. Jangan biarkan telepon sibuk,” katanya.
Gempa susulan yang kuat telah dirasakan di Turki selatan dan tengah. Sekitar 11 menit setelah gempa utama melanda, gempa susulan terkuat berkekuatan 6,7 melanda sekitar 32 kilometer (20 mil) barat laut pusat gempa utama.
Multiple apartment buildings have collapsed after a powerful earthquake in southern Turkey pic.twitter.com/wydrBj94RL
— BNO News (@BNONews) February 6, 2023
Gempa susulan hebat lainnya dengan kekuatan 5,6 kemudian terjadi 19 menit setelah gempa utama.
BBC melaporkan, Gempa tersebut turut dirasakan di ibu kota Ankara dan kota-kota Turki lainnya.
Turki terletak di salah satu zona gempa paling aktif di dunia. Pada tahun 1999, lebih dari 17.000 orang tewas setelah gempa kuat mengguncang barat laut negara itu.(lio)









Balas
Lihat komentar