Geger! Wanita Muda di Banyuwangi Terjun dari Jembatan Bekas Rel Kereta Api

Korban SM (20) wanita yang mencoba melakukan bunuh diri saat dirawat di RS NU Mangir, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Rabu (6/4/2023). (blok-a.com/Kuryanto)
Korban SM (20) wanita yang mencoba melakukan bunuh diri saat dirawat di RS NU Mangir, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Rabu (6/4/2023). (blok-a.com/Kuryanto)

Banyuwangi, blok-a.com – Warga Dusun Plembang Rejo, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Banyuwangi digegerkan dengan aksi percobaan bunuh diri yang dilakukan seorang wanita berinisial SM (20).

Insiden tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis (6/4/2023) siang. Korban diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Aksi percobaan bunuh diri tersebut dilakukan korban dengan melompat dari atas jembatan bekas rel kereta api ke aliran sungai Bomo masuk Dusun Krajan, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono.

Sontak kejadian tersebut menggemparkan warga yang rumahnya ada di sekitar lokasi kejadian.

Salah satu saksi bernama Mastiah (50) warga setempat menjelaskan, awal kejadianya pada pagi hari sekitar pukul 06.30 WIB.

“Saya melihat korban keluar rumah dan berjalan ke arah timur. Ketika masih kecil korban sempat mengalami step sehingga mengalami gangguan jiwa. Kemudian saya mengikuti dengan cara berjalan membuntuti,” kata Mastiah.

Tetapi lanjut Mastiah, dirinya sempat kehilangan jejak. Kemudian berusaha mencari keberadaan korban.

“Selanjutnya sekitar jam 07.30 WIB saya mendapatkan kabar bahwa korban meloncat dari atas jembatan bekas jalan kereta api yang membentang diatas sungai Bomo disisi barat jalan raya Jember – Banyuwangi,” jelasnya.

Mastiah mengatakan, korban menceburkan diri ke sungai dan sempat terbawa arus sungai sampai ke sisi timur jembatan.

“Kemudian ditolong warga yang sempat melihat,” ujarnya.

Kapolsek Srono AKP Juanaedi membenarkan adanya kejadian tersebut. Setelah menerima laporan pihaknya mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Selanjutnya kami dibantu beberapa perangkat Desa juga warga sekitar membantu mengevakuasi korban untuk dibawa ke Rumah Sakit,” terangnya.

Korban dinyatakan selamat dan saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

“Diduga akibat terbentur bebatuan sungai, korban mengalami luka robek di kepala bagian belakang. Saat ini korban sudah dirawat di Rumah Sakit NU Mangir Kecamatan Rogojampi,” pungkas AKP Juanedi. (kur/lio)