KOTA BATU – Vaksinasi Sinovac kedua di Kota Batu akan diberikan dalam waktu interval 14 hari dari waktu penyuntikan pertama. Dengan begitu para Forkompinda dan tenaga kesehatan yang sebelumnya telah disuntik vaksin akan kembali diberikan pada Kamis besok (11/2).
Meski telah dijadwalkan vaksin pada Kamis besok, namun Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko meminta untuk melakukan penundaan vaksinasi kedua. Dewanti meminta agar vaksinisasi diundur hingga tanggal 15 Februari mendatang.
Penundaan vaksin lantaran Dewanti harus mengikuti kegiatan dinas di luar kota. Sehingga tepat bersamaan dengan jadwal pelaksanaan vaksinisasi kedua pada 11 Februari ini tidak bisa dilaksanakan.
” Kalau jadwal pelaksanaannya memang diundur harusnya tanggal 11 besok. Tapi Forkompinda kompak divaksin pada tanggal 15 Februari,” urai Dewanti, Rabu (10/2).
Walikota perempuan pertama di Kota Batu ini sebelumnya juga telah menanyakan terkait penundaan vaksin sesuai jadwal sebelumnya kepada Kepala Dinkes Kota Batu, Kartika Trisulandari.
“Ternyata bisa dilakukan jeda lebih dari dua minggu. Kalau diatas umur 59 tahun malah bisa dijeda 28 hari dari suntikan pertama,” katanya.
Namun berbeda dengan Forkompinda, vaksinasi kedua yang dilakukan untuk nakes tetap sesuai jadwal yakni Kamis besok (11/2). Penundaan hanya dilakukan kepada Forkompinda sesuai dengan arahan Wali Kota Batu.
Sementara itu Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu, dr Susan Indahwati menjelaskan vaksinasi kedua akan diberikan disejumlah fasilitas kesehatan. Seperti RS Baptis, Puskesmas Junrejo, Puskesmas Beji, Puskesmas Bumiaji dan Puskesmas Sisir. Vaksinasi kedua yang digelar Kamis besok, akan diberikan kepada 111 nakes.
“Bagi nakes nggak mundur. Tetap Kamis besok (11/2). Yang mundur cuma forkompimda aja,” ungkap dr Susana Indahwati.




