Enggan Terapkan PSBB Lagi, Sanusi Klaim Rasio Kematian di Kabupaten Malang Terendah di Malang Raya

Sanusi
Sanusi - Foto: Bob Bimantara Leander

KABUPATEN MALANG – Rasio kematian akibat Covid-19 di Malang Raya lebih tinggi dari DKI Jakarta. Malang raya memiliki rasio kematian 8 persen, sedangkan DKI Jakarta hanya sekitar 2 persen.

DKI Jakarta pun kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Tujuannya untuk menekan jumlah penambahan pasien Covid-19.

Meskipun begitu, Bupati Malang HM Sanusi tidak setuju jika Malang Raya menerapkan PSBB kembali.

Sebabnya, Sanusi berpendapat Kabupaten Malang masih baik-baik saja terkait rasio kematian akibat Covid-19.

“Yang banyak kan itu Kota Batu (dan Malang) kalau kami cukup terkendali kami paling rendah di antara kota lainnya. Kota Batu kan juga bukan wewenang saya,” kata ia.

Padahal jika Blok-A menghitung rasio kematian di Kabupaten Malang per Jumat (11/9) kemarin adalah 6 persen dan rasio ini masih tinggi dari rasio kematian Nasional, yakni 4 persen dan DKI Jakarta yang hanya 2 persen.

Sementara itu, jika dibanding dengan kota Malang dan Kota Batu, rasio kematian Kabupaten Malang memang rendah. Kota Malang memiliki rasio sekitar 8 persen dan Kota Batu memiliki rasio sekitar 7,8 persen.

Sanusi juga mengklaim bahwa sejumlah kecamatan seperti Lawang dan Singosari juga mulai terkendali terkait peningkatan jumlah pasien Covid-19. Itu alasan lain Sanusi enggan menerapkan PSBB kembali.

“Sudah beberapa hari ini di Lawang zero penambahannya jadi cukup bagus,” tuturnya.

Ia juga menambahkan, terkait rasio kesembuhan, Kabupaten Malang juga cukup baik. “Kami sudah sekitar 76 persen lebih pasien Covid-19 yang sembuh. Saat ini yang paling penting dilakukan adalah memperketat penegakan protokol kesehatan seperti penggunaan masker,” tutupnya.

Sebagai informasi, di Kabupaten Malang sendiri saat ini terdapat 825 jumlah pasien positif Covid-19. Dari 825 itu terdapat 695 pasien yang dinyatakan sembuh dan 52 sisanya meninggal dunia.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com