DPRD Kota Malang Ingin Kota Malang Dapat Jatah Vaksin Covid-19 Lebih Banyak

Img 20210109 Wa0008
Foto: Istimewa

KOTA MALANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang berharap pemerintah pusat memberi jatah vaksin Covid-19 Kota Malang lebih banyak. Pasalnya, Kota Malang dan Malang Raya merupakan jujugan wisata dan termasuk wilayah dengan risiko tinggi.

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika mengatakan hal tersebut tidak mengherankan. Apalagi, di Jawa Timur, wilayah Malang Raya dan Surabaya Raya termasuk wilayah yang diinstruksikan untuk memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau dalam perkembangannya disebut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Malang Raya ini kan jujugan wisata. Setiap ada liburan ada kenaikan di Kota Malang. Selain itu, sebagian wisatawan di Batu menginap di Kota Malang,” ujar Made.

Lebih lanjut, Made menjelaskan bahwa jumlah vaksin diprioritaskan berdasarkan wilayah dengan resiko tinggi. Saat ini, Kota Malang termasuk zona merah Covid-19. Karena itu, Made berharap pemerintah pusat juga memberi atensi pada Kota Malang maupun Surabaya.

“Pembagiannya nanti akan disesuaikan dengan tingkat resiko wilayah masing-masing. Kami optimis dapat lebih banyak,” ungkapnya.

Selain itu, Made mengatakan belum mengetahui jumlah vaksin yang akan diterima Kota Malang. Sementara, kata Made, ada sekitar 7 ribu tenaga kesehatan yang telah diverifikasi untuk mendapat vaksin pada tahap pertama.

Untuk itu, ia berharap Wali Kota Malang Sutiaji bisa mengajukan Kota Malang sebagai prioritas setelah Kota Surabaya. Sebab, dua wilayah tersebut merupakan wilayah dengan resiko tinggi di Jawa Timur dan patut diperhatikan.

“Kami harap ada atensi lebih dari pemerintah pusat pada Kota Malang maupun Surabaya untuk dapat lebih banyak,” ucap Made.

Pewarta: Rifky P.
Foto: @maderiandiana

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com