Dirancang 6 Tahun, Apa Sih Fungsi MCC?

img 20221212 wa0015
Kemegahan gedung MCC. (Blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)

Kota Malang, blok-a.com – Komunitas Ekonomi Kreatif (Ekraf) menyebut Gedung Malang Creative Center (MCC) sudah dirancang oleh Pemerintah Kota (Pemkot) selama enam tahun lamanya. Lantas, apa sebenarnya fungsi utama dari gedung berlantai delapan ini?

Komite Ekonomi Creative MCC, Didik Wahyu mengatakan, MCC akan menjadi rumah bagi pelaku ekonomi kreatif di Kota Malang. Bahkan, ia menyebut, gedung ini bakal jadi satu satunya prototype Ekraf di Indonesia.

Didik menjelaskan, gedung yang telah dilahirkan Pemkot Malang ini berhasil memperoleh apresiasi dari berbagai pihak mulai dari Pengusaha, Lembaga Pendidikan, Perguruan Tinggi hingga Kementrian. Dengan demikian, menurutnya gedung ini perlu

“Semua merujuk bahwa tempat ini (MCC) sangat seksi. Jadi tinggal bagaimana kami menggunakan tempat ini, regulasinya dan segala macam. Dari pola hasil diskusi itu nanti akan kami bawa ke manajemen untuk diatur pola SOPnya seperti apa,” ungkapnya kepada awakmedia pada Minggu Malam (11/12/2022).

Lebih lanjut, ia memaparkan beberapa fasilitas di Gedung MCC yang telah disediakan oleh Pemkot secara gratis untuk menunjuang kreatifitas milenial Kota Malang.

“Disini ada ruang animasi, jika teman-teman tidak memiliki tempat dan komputer yang semuanya difasilitasi oleh Pemkot Malang. Ada juga food lab untuk riset-riset di bidang kuliner, termasuk ada ruang broadcast, podcast yang itu semua gratis,” ujar Dadik.

Lebih menarik lagi, tutur Didik, seluruh interior di Gedung MCC ini semua hasil dari kreatifitas arek arek Malang khususnya dari Himpunan Desain Interior Indonesia (HDII).

“Soundnya adalah dari komunitas IMMPI, jadi sound, mic, mixer, dan segala macam adalah produk dari kota Malang sendiri,” jelasnya.

Gedung ini juga sudah digunakan beberapa kali event dan festival oleh Pemkot maupun komunitas di Kota Malang.

Sementara itu antusias masayarakat pun terbilang cukup tinggi, bahkan beberapa kota maupun kabupaten dibeberapa provinsi juga banyak yang tertarik dengan Gendung MCC ini.

“Bagi saya ini adalah prototype di Indonesia. Tidak ada tempat lain yang menjadi referensi kita selain ada di Kota Malang. Dan alhamdulillah dari sebelum kita launching, ada benerapa kota/kabupaten di beberapa provinsi yang ingin sekali untuk mengetahui proses MCC ini dilahirkan,” pungkasnya.(ptu/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com