Dilarang Panik! Lakukan Hal Ini untuk Penanganan Pertama Orang Tenggelam

Img 20210120 Wa0005
Foto: Shutterstock

BLOK-A – Kejadian tenggelam memang sudah lazim ditemui bahkan di era modern seperti sekarang. Ada yang tak mampu diselamatkan. Ada pula yang dapat kembali hidup dengan sejumlah penanganan cepat.

Beda cerita dengan apa yang terjadi di Kota Malang. Saat longsor terjadi di Griya Sulfat Inside pada hari Senin, 18 Januari 2021, Roland Sumarna (40) jadi satu-satunya korban. Jenazahnya telah ditemukan dua hari kemudian di Bendungan Sengguruh. Ia diduga kuat meninggal karena terbawa arus sungai kemudian tenggelam.

Akan tetapi, kita tetap bisa melakukan sejumlah tindakan darurat jika ada orang yang tampak tenggelam. Inilah hal-hal yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan seseorang dari tenggelam.

1. Panggil Bala Bantuan

Berteriak meminta bantuan adalah hal pertama yang harus dilakukan. Bisa dengan memanggil seseorang di sekitar maupun menghubungi layanan darurat jika sempat. Terlepas dari bisa atau tidak dalam penanganan pertama, saran ini adalah yang paling utama agar kita tidak menanganinya sendirian.

2. Maksimalkan Alat Bantu

Saat melihat seseorang sedang tenggelam, segeralah mencari alat yang dapat membantunya mengapung. Bisa dengan pelampung, ban, rompi darurat, atau benda keselamatan air lain di dekat Anda. Tujuan utama adalah membuat mereka mengapung sehingga memudahkan untuk mengeluarkannya dari air.

3. Jaga Diri Sendiri

Kita mungkin saja bersemangat untuk menyelamatkan seseorang yang kita sayangi saat tenggelam. Namun, jangan serta-merta melakukan tindakan berbahaya. Itulah mengapa sangat dianjurkan untuk memanggil bala bantuan. Sudah tak terhitung lagi mereka yang justru ikut tenggelam karena melakukan tindakan penyelamatan secara ceroboh.

4. Melakukan Pertolongan Pernapasan

Segera baringkan badan korban tenggelam setelah berada di tempat datar seperti pantai. Periksa pernapasannya. Jika tidak bernapas, segera lakukan Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) ataau resusitasi jantung paru. Caranya adalah dengan menekan bagian tengah dada sejajar dengan puting menggunakan dua tangan yang saling tumpang-tindih. Tekan sebanyak 30 kali dengan rataan kecepatan 100 kali tekanan per menit. Lakukan beberapa kali hingga ada perkembangan dari korban.

5. Memberi Napas Buatan

Bila CPR tidak berhasil, lakukan tindakan pemberian napas buatan. Caranya adalah dengan menengadahkan kepala dan mengangkat dagu. Kemudian pencet hidung korban lalu tiup udara ke mulut. Lakukan dua kali dalam satu menit. Pastikan Anda melakukannya dengan hati-hati agar tidak terjadi cedera di area leher korban.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com