KOTA BATU – Sebanyak 78 ribu ampul Vaksin untuk Covid-19 telah tiba di wilayah Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko usai menggelar rakor bersama Forkompinda di Ruang Rupatama Balai Kota Among Tani, Rabu (6/1).
Meskipun begitu pihaknya hingga kini masih belum mengetahui berapa jumlah vaksin yang akan di distribusikan ke Kota Batu. Pemkot Batu juga masih menunggu aturan juklak juknisnya terkait vaksinasi.
“Rapat ini jadi salah satu persiapan. Ketika vaksin ini datang maka persiapannya seperti apa. Pihak keamanan dari TNI/Polri juga akan langsung melakukan back up untuk membantu pengamanan distribusi vaksin,” kata Dewanti.
Dewanti belum bisa memastikan berapa jumlah masyarakat yang akan mendapatkan vaksinisasi. Lantaran sejauh ini tenaga kesehatan masih menjadi kelompok prioritas yang harus di vaksin terlebih dahulu. Pendataan tenaga kesehatan pun sudah selesai dilakukan dan telah dikirim ke pemerintah pusat.
Wali Kota Perempuan pertama di Kota Batu ini juga menjelaskan, secara keseluruhan jumlah nakes se Provinsi Jawa Timur berjumlah 200 ribu nakes. Sedangkan di Kota Batu terdapat sekitar 2033 nakes.
“Yang mana semuanya menjadi prioritas untuk dilakukan vaksinasi. Namun untuk siapa yang akan divaksin terlebih dahulu masih belum ditentukan. Di Batu saja ada 2033 nakes artinya masih sekitar 40 persen dari jumlah vaksin yang datang di Provinsi Jatim ” imbuhnya.
Sementara itu Kapolres Batu, AKBP Catur Wibowo yang turut mengikuti rakor mengatakan pihaknya siap melakukan pengamanan untuk distribusi vaksin. Ia menambahkan, saat ini petunjuk teknis distribusi secara spesifik belum ada dan masih menunggu dari pusat.
“Pengawalan, pengamanan, dan pelaksanaan akan mengikuti perintah langsung dari pusat. Vaksin itu kan untuk masyarakat biar semua sehat dan kembali normal. Bukan new normal lagi tapi betul-betul normal,” papar Catur.




