Demo Membawa Berkah, Penjual Es Dawet Sampai Bisa Bayar Hutang

PKL berjualan di area Gedung DPRD Kota Malang
PKL berjualan di area Gedung DPRD Kota Malang - Foto: Elfran Vido

MALANG – Hari ini (13/10) kabarnya, DPRD-Balai Kota Malang akan digeruduk pendemo lagi. Tak hanya anggota penjagaan Polri-TNI yang sudah berjaga dari pagi, PKL (Pedagang Kaki Lima) pun tak mau ketinggalan. Mereka sudah “siaga” menjemput rejeki.

“Lumayan kalau ada demo seperti ini, kemarin waktu demo Kamis (8/10) itu saja pemasukan sampai Rp 400 Ribu. Kalau hari biasa padahal cuma Rp 100 Ribu,” ujar Mansyur, penjual Es Dawet Ayu Banyumas yang mangkal di samping Gedung DPRD Kota Malang pagi ini.

Demo Kamis (8/10) kemarin, menurutnya banyak mahasiswa pendemo yang membeli jualannya. “Demo kemarin mangkal di Stadion Gajayana, rame disana laris, banyak yang beli,” tambah pria asli Dampit, Kabupaten Malang itu.

Kini, pria yang kini tinggal di Bareng itu sedang menunggu datangnya “rejeki” dari rencana demo siang ini. Mansyur dan PKL lain yang menjual makanan dan minuman seperti cilok, es puter hingga es degan mangkal di sekitar gedung DPRD Kota Malang.

“Harapan kita ya semoga demonya rame lagi, jadi kita bisa banyak, lumayan buat bayar hutang,” tandasnya.

Sementara itu, di sekitar petugas yang berjaga, penjual tahu sumedang dan penjaja rokok eceran terlihat juga ramaikan persiapan demo pagi ini.

Sementara itu, hingga pukul 11.06 WIB, pendemo belum juga menampakkan batang hidungnya. Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata usai menyiapkan pasukan lewat apel kedua.

Exit mobile version