Cium Harumnya Jeruk Kalamansi di Batu Love Garden

Jeruk Kalamansi di Batu Love Garden
Jeruk Kalamansi di Batu Love Garden - Foto: Aga Pradnya Widagda

KOTA BATU – Puluhan jenis pohon jeruk menghiasi spot All About Orange di Batu Love Garden (Baloga). Salah satu jenis jeruk yang ada di Baloga adalah jeruk kalamansi.

Jeruk kalamansi merupakan jenis buah jeruk yang berkembang pesat di Bengkulu. Varietas ini aromanya harum, rasanya asam ketika sudah masak, dan pahit ketika masih mentah.

Jenis jeruk kalamansi dibagi lagi menjadi dua, biasanya dibedakan dari warna kulitnya.

Pertama, jenis yang memiliki nama ilmiah Citrofortunella microcarpa. Bentuknya berwarna kuning kehijauan dengan gradasi, sebagian kuning dan di beberapa tempat terdapat warna hijau.

Kedua, yakni citrofortunella mitis yang biasanya memiliki warna kuning mencolok. Jeruk ini tersebar di seluruh Asia Tenggara, kebanyakan di Republik Rakyat Tiongkok dan Filipina.

Di Tiongkok, jeruk kalamansi ditemukan banyak berkembang di bagian Swatow. Orang sana meyakini jeruk kalamansi membawa keberuntungan untuk sebuah rumah, oleh karena itu mereka juga menanamnya di pekarangan mereka.

Di Indoneaia, jeruk kalamansi banyak dibudidayakan di Bengkulu. Jenis jeruk ini diproduksi secara besar-besaran untuk dijual dalam hasil olahan bernama sirup kalamansi.

Permulaan gerakan budidaya jeruk kalamansi ditandai dengan pencanangan gerakan ‘satu desa satu produk’ oleh Wakil Presiden Boediono pada tahun 2009.

Jeruk kalamansi juga dapat dijumpai di Bali dengan sebutan Melayu, yaitu limau kesturi.

Anda dapat melihat jenis jeruk kalamansi yang ada di Baloga sedang dalam ukuran bibit dan tumbuh subur. Kedepannya, meskipun masih wacana, kabarnya bakal ada wisata petik jeruk juga lho!

Selain jeruk kalamansi, Anda juga bisa melihat jenis-jenis jeruk keprok 55, jeruk keprok RGL, jeruk pamelo nabangan, dan masih banyak lagi.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com