CFD Kepanjen Fokus untuk Jualan UMKM

Koridor Kecamatan Kepanjen yang akan digelar CFD (source: ikromzain)
Koridor Kecamatan Kepanjen yang akan digelar CFD (source: ikromzain)

Kabupaten Malang, Blok-a.com – Car Free Day (CFD) akan segera dibuka di Koridor Kepanjen Kabupaten Malang.

Rencana tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, sebab hal tersebut dinilai akan menjadi etalase UMKM untuk mengembangkan perekonomian.

Camat Kepanjen, Rahmad Ichwanul Muslimin menjelaskan hal tersebut masih menjadi rencana. Dengan demikian, ia mengatakan siap menampung saran dan kritik dari berbagai pihak.

Terdapat dua konsep nantinya dalam CFD Kepanjen, yakni konsep gerakan masyarakat (Germas) yang diterapkan berupa senam dan olahraga alternatif. Kedua, mengangkat pendapatan UMKM pasca pencabutan PPKM.

“Menggunakan skenario sederhana, usai berolahraga, masyarakat bisa melihat produk produk lokal yang disajikan di CFD Kepanjen,” tutur Rahmad saat dikonfirmasi pada Selasa (10/01/2023)

Selanjutnya, ia menambahkan jika konsep tersebut sudah dinilai matang, CFD Kepanjen akan digelar di minggu ketiga bulan Januari 2023 ini.

“Kalau sudah terkonsep minggu ketiga Januari ini bisa diuji cobakan, tuturnya.

Hal tersebut didukung penuh oleh Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto. Ia menjelaskan CFD ini akan menjadi ikon baru di Bumi Arema ini. Selain sebagai jujukan wisata di setiap hari Minggu, CFD ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya UMKM.

Kata Didik, CFD ini akan difokuskan di koridor utama Kabupaten Malang yakni berlokasi di Jalan Sultan Agung hingga Jalan Panji.

“Jadi akan difokuskan di koridor utama ibu kota Kabupaten Malang untuk car free day. Yaitu, mulai perempatan Jalan Sultan Agung ke timur. Serta, pertigaan PLN Jalan Panji,” terang Didik.

Untuk mendukung CFD Kepanjen, Mantan Ketua DPRD Kabupaten Malang itu juga mengatakan penganggaran jembatan Kedungpedarungan sebagai jalur alternatif itu sudah dituntaskan di bulan Januari 2023.

Dengan adanya jembatan baru nanti, CFD Kepanjen bisa diwujudkan. Sebab, pengalihan pengguna jalan dari arah Sukoharjo dan Ketapang yang ingin ke barat bisa dilakukan.

“Mereka bisa lewat jembatan baru bila ingin menuju arah barat, tembus di kantor Kejaksaan Kepanjen. Begitu juga, pengguna jalan dari Pasar Kepanjen yang ingin ke timur, bisa lewat jalur kantor Kejaksaan tembus perempatan Yonzipur,” pungkasnya.

(ptu/bob)

Exit mobile version