Cerita Sutiaji Saat Terjangkit Covid-19: Mimpi Bertemu Orang Tua yang Sudah Meninggal

Wali Kota Malang Sutiaji kembali beraktivitas
Wali Kota Malang Sutiaji kembali beraktivitas - Foto: Pungky Ansiska

KOTA MALANG – Ada kisah pilu sekaligus unik saat Wali Kota Malang Sutiaji terjangkit Covod-19. Sutiaji mengaku sempat terbayang akan meninggal dunia karena dirinya sempat memasuki fase kritis.

“Saya ini termasuk orang yang bergejala dan miris. Jadi sempat menyentuh ke jantung saya ngeflek juga. Jantung saya juga agak lembek atau membengkak. Bahkan nafas pun sempat tersengal-sengal,” ujar Wali Kota Malang Sutiaji usai sembuh dari Covid-19, Selasa (15/12).

Pria kelahiran Lamongan ini juga mengaku sempat bermimpi didatangi orang tua dan neneknya yang telah meninggal dunia. Saat perawatan, ia bahkan memiliki firasat akan meninggal dunia, namun Ia mencoba untuk optimis agar bisa sembuh dari Covid-19.

“Saya sempat bermimpi ditemui orang tua saya, nenek saya, dalam tidur pun seperti datang semua menemui saya, seperti mengajak saya. Tapi saya berusaha bagaimana supaya kuat karena kan ada yang pasien 76 tahun tapi berhasil sembuh, saya juga harus berhasil. Alhamdulillah saya melewati masa kritis,” terangnya.

Setelahnya Sutiaji mengaku langsung memperbanyak vitamin dan minum probiotik. Bahkan ia harus meminum sekitar 21 jenis obat-obatan agar bisa segera keluar dari fase kritis saat terpapar Covid-19. Selain itu Sutiaji juga tidak pernah lupa untuk terus memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar imunitasnya bisa segera meningkat.

“Selain dari minuman probiotik saya juga terus berdoa agar bisa segera lewat masa kritis. Saya minum probiotik ini dari mana saja, mau obat mau ramuan herbal yang penting saya minum supaya imun kami bisa terus kuat. Obatnya sebanyak 21 kalau sekali makan,” imbuhnya.

Sebelumnya Sutiaji sempat terkonfirmasi positif Covid-19. Sutiaji sendiri yang mengumumkan positif Covid-19 pada 1 Desember 2020 lalu melalui akun Instagram pribadinya. Namun kini setelah menjalani perawatan ini sudah dinyatakan sembuh pada 7 Desember 2020 dan dapat kembali beraktivitas kedinasan.

Selain Sutiaji, Istri dan anak pertamanya juga terkonfirmasi positif Covid-19. Ketiganya menjalani isolasi mandiri di rumah dinas wali Kota dengan pengawasan langsung petugas kesehatan.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com