Bocah SD 6 Tahun Dengan Sengaja Menembak Gurunya Hingga Sekarat

bocah sd 6 tahun tembak gurunya
Suasana sekolah Richneck Elementary di Virginia setelah terjadi penembakan antara siswa dan guru pada Jumat (6/1/2023). (foto: New York Post)

Blok-a.com – Seorang bocah SD laki-laki berusia 6 tahun dengan sengaja menembak seorang guru wanita di sekolah Richneck Elementary di Virginia karena terlibat pertengkaran.

Dilansir dari New York Post, peristiwa penembakan tersebut diketahui terjadi pada Jumat (6/1/2023) sekitar pukul 14.00 siang waktu setempat.

Atas kejadian ini, bocah SD yang menembak guru itu pun ditahan. Sedangkan guru wanita yang menjadi korban langsung dilarikan ke rumah sakit setempat karena mendapat luka yang cukup serius.

Seorang siswa perempuan berusia 6 tahun yang menyaksikan penembakan itu mengatakan bahwa gurunya ditembak di bagian perut hingga jatuh ayak.

Kepala Polisi Steve Drew membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, penembakan ini bukanlah suatu hal yang tak disengaja.

“Ini bukan penembakan yang tidak disengaja,” kata Kepala Polisi Steve Drew kepada wartawan pada konferensi pers.

Hingga berita ini diturunkan, belum jelas apa yang memicu pertengkaran itu, atau bagaimana anak itu berhasil mendapatkan senjata api.

Akibat kekacauan ini, seluruh siswa pun akhirnya dipulangkan sekitar pukul 15.00 sore. Para orang tua yang menjemput anaknya terlihat khawatir dan kesal atas kejadian ini.

Seorang ibu, yang tidak menyebutkan namanya, dengan marah mengatakan kepada reporter 3TKR bahwa dia kesal karena kurangnya kontrol senjata di negara itu.

“Bagaimana seorang anak berusia 7 tahun memiliki senjata? Itulah yang membuat saya kesal. Saya di sini hanya karena suami saya di militer atau sebaliknya, saya tidak akan memilih negara ini,” tambahnya.

Ibu lain, Rose Danyelle, yang memiliki anak perempuan kelas lima di sekolah tersebut, mengatakan dia khawatir semacam dampak mental dari insiden tersebut akan menimpa para siswa muda.

“Mereka tidak terluka secara fisik, tetapi putri saya menelepon saya sambil menangis,” kata Rose kepada The Daily Press. “Karena mereka seharusnya aman di sekolah.”

(hen)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com