MALANG – Ibu hamil harus memperhatikan betul asupan gizi dan vitamin. Untuk mencegah bayi lahir stunting, terus berikan asupan tablet tambah darah pada diri. Tablet tambah darah ini menghindarkan anemia atau kekurangan darah.
Kekurangan darah menjadi pantangan yang harus dihindari ibu hamil. Pasalnya, bila sudah terserang anemia, bayi di dalam kandungan bakal terancam stunting.
Ibu hamil dikatakan anemia jika Hb nya dibawah 11. Padahal, idealnya ibu hamil Hb nya diatas 11.
“Karena kalau si ibu ini anemia, dia berisiko melahirkan bayi stunting. Kenapa, karena kan anemia kekurangan Hb, padahal Hb ini fungsinya mengikat oksigen. Oksigen ini fungsi utamanya mengolah makanan, jadi hal yang kita makan akan diolah jadi tenaga kalau ada oksigennya,” tukas Mahmud Afandi, Nutrisionist Puskesmas Arjowinangun, Senin (31/8).
Kalau oksigen dalam diri kurang, otomatis tiap makanan yang masuk akan susah diolah. Seberapa banyak pun makanan yang masuk ke tubuh akhirnya akan susah diolah menjadi tenaga.
Nutrisi bagi janin atau bayi dalam kandungan pun akan berkurang. Pasalnya, asupan gizi yang disalurkan ibu kepada bayinya akan terus berkurang. Ini yang akan menyebabkan stunting.
Berdasarkan data, jumlah ibu hamil yang terkena anemia berkorelasi dengan jumlah bayi stunting. “Jadi salah satu cara menurunkan angka stunting ini ya jangan sampai si ibu anemia,” tambahnya.
Gejala yang bisa dirasakan ketika ibu hamil terkena anemia adalah pucat, lemas, letih, lesu. “Nah yang salah, di masyarakat itu banyak yang mengira gejala itu adalah gejala bawaan ibu hamil, padahal itu adalah gejala anemia, dan berbahaya bila tidak ditangani, bisa menyebabkan stunting pada anak,” tandasnya.
Puskesmas pun mengharap ibu hamil rutin memeriksakan diri. Di Puskesmas Arjowinangun, mereka terus mengupayakan ibu hamil mendapat zat besi lewat program Budarsih Berkuda (Ibu Sadar Zat Besi, Berantas Kurang Darah).
“Banyak yang mengira gejala letih, lemah, lesu di ibu hamil itu biasa, padahal itu gejala utama anemia. Dan banyak yang mengira hal itu lumrah, karena anemia di Indonesia ini banyak, semua menganggap ibu hamil ya begitu, padahal tidak, ibu hamil yang sehat itu tidak gejala seperti itu,” tandasnya.










Balas
Lihat komentar