BLOK-A – Awal 2020 lalu, aktris Gwyneth Paltrow meluncurkan produk lilin beraroma vagina. Rupanya, di balik perilisan lilin aroma tersebut, ada kisah menarik yang diungkapkan oleh salah seorang karyawannya.
“Untuk tim Goop, mencium aroma vagina Gwyneth adalah bagian dari keseharian kami di kantor,” demikian ujar kepala desainer dan merchandise dari Goop, Shaun Kearney.
Goop merupakan brand yang berfokus pada gaya hidup yang didirikan oleh Gwyneth Paltrow pada 2008 silam. Brand Goop menjual berbagai produk, mulai dari pakaian, kosmetik, skincare, hingga lilin beraroma “nyeleneh”, salah satunya wangi Miss V.
Dilansir dari Mirror, Sabtu (5/9), Shaun Kearney mengungkapkan, ada alasan mengapa Paltrow rela melakukan hal ekstrem tersebut saat merilis sebuah produk.
Menurutnya, sosok mantan istri vokalis Coldplay, Chris Martin, itu adalah perwujudan dari brand Goop.
“Oleh karena itu dia ingin memastikan keotentikan produk yang dirilisnya,” ujarnya.
Lilin beraroma intim yang dirilis Gwyneth Paltrow dinamai dengan nama yang juga kontroversial. Lilin bernama ‘This Smells Like My Vagina’ itu dijual seharga USD 75 atau sekitar Rp 1 jutaan.
Seperti apa aroma lilin This Smells Like My Vagina? Saat merilis lilin tersebut, aktris Avengers tersebut mengatakan lilin terbarunya memiliki campuran aroma geranium, citrus bergamot, cedar, mawar damask dan benih kapasan.
Gwyneth Paltrow pun menjelaskan alasannya merilis lilin beraroma Miss V.
“Karena wanita selama ini diberitahu untuk malu dengan bagian tertentu tubuhnya. Jadi dengan menyalakan lilin bernama This Smells Like My Vagina ini, dan menaruhnya di meja, ini seperti sebuah pernyataan yang ‘punk rock’,” ujarnya.










Balas
Lihat komentar