Bianzhong, Koleksi Museum Musik Dunia dari Tiongkok yang Bisa Keluarkan 12 Nada

Alat Musik Bianzhong Di Museum Musik Dunia Jatim Park 3
Alat Musik Bianzhong Di Museum Musik Dunia Jatim Park 3 - Foto: Aga Pradnya Widagda

KOTA BATU – Alat-alat tradisional di Museum Musik Dunia, Jatim Park 3 bentuknya beragam. Salah satu alat yang secara natural sudah berbentuk unik adalah Bianzhong, alat musik pukul bermelodi dari Tiongkok.

Meski Bianzhong (Hanzi : 编钟) telah ada sejak ribuan tahun yang lalu, ciri khas budaya dari alat musik kuno dari Tiongkok ini membuatnya masih terus dimainkan oleh berbagai generasi hingga hari ini.

Di tahun 2019 lalu, penyanyi lagu-lagu rakyat Tiongkok yang terkenal dengan suara sopran-nya, Gong Linna, melakukan pertunjukkan di dua acara Perayaan Tahun Baru Imlek Dia menyanyikan lagu-lagu karangan suaminya, Robert Zollitsh, seorang musisi berkebangsaan Jerman, yang juga memainkan Bianzhong.

Tiongkok adalah negara pertama di dunia yang membuat dan menggunakan alat musik ini.

Sejarah Bianzhong diawali sekitar 3.500 tahun lalu, tepatnya pada zaman Dinasti Shang (1558 SM – 1046 SM). Pada masa itu, Bianzhong digunakan sebagai alat musik oleh kalangan atas dalam upacara-upacara ritual mereka.

Bianzhong memiliki beragam bentuk dan ukuran. Setiap lonceng-nya digantung pada papan kayu sesuai dengan nada yang dihasilkan. Lonceng-lonceng ini memiliki bagian yang menonjol dan permukaan luarnya terbuat dari baja.

Bentuknya membuat lonceng-lonceng ini mampu mengeluarkan dua nada berbeda saat dipukul. Perbedaan tersebut tergantung dari bagian yang terkena pukulan: bagian depan atau samping.

Alat musik tradisional Bianzhong yang dilestarikan ini berukuran cukup besar sehingga mampu memenuhi panggung gedung pertunjukan yang dikhususkan untuk musik modern. Perangkat ini mampu mengeluarkan 12 nada dengan jangkauan nada sebesar 5 oktaf.

Rentang nada dari setiap lonceng sebanding dengan 4 atau 5 jarak nada pada piano. Lonceng-lonceng ini juga menghasilkan nada yang serupa dengan piano.

Di Museum Musik Dunia, pengunjung bisa menemukan alat musik ini di tengah-tengah area alat musik dunia di lantai 1 Museum Musik Dunia. Pengunjung juga bisa mencoba untuk memainkan alat musik ini secara gratis karena ada alat pukulnya.

Selain Bianzhong, pengunjung juga bisa mencoba alat-alat musik tradisional lain dari berbagai belahan dunia seperti Hurdy Gurdy, Shamisen, Church Pipe Organ, dan masih banyak lagi.

Penasaran dengan alat musik di Museum Musik Dunia? Anda bisa reservasi online tiketnya di Traveloka dan book.jtp.id ya. Selamat liburan!

Exit mobile version