BLOK-A – Edward Lodewijk “Eddie“ Van Halen dikabarkan meninggal dunia pada 7 Oktober 2020. Pengumuman ini kali pertama disampaikan putranya bernama Wolfgang Van Halen melalui akun Instagram pribadinya. Wolf, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa mendiang ayahnya meninggal dunia akibat penyakit kanker yang diderita selama bertahun-tahun.
Riwayat kanker sudah dideteksi pada tahun 2000 saat ia didiagnosa kanker lidah oleh dokter. Akibatnya, sebagian lidahnya dipotong dan dinyatakan bebas kanker dua tahun kemudian.

Pria kelahiran 1955 itu merupakan gitaris berkebangsaan Belanda yang lahir dari keluarga pemusik. Keluarga Van Halen kemudian pindah ke Pasadena, California, pada 1962. Di sanalah ia mulai mendalami beberapa alat musik, termasuk gitar.
Berstatus sebagai gitaris legendaris, ia ternyata tidak pernah mempelajari gitar dalam pendidikan formal. Bersama adiknya Alex Van Halen, keduanya sama-sama belajar musik secara otodidak hingga kemudian membuat band bernama Van Halen sepuluh tahun setelah menetap di California.
Tidak memiliki dasar pendidikan formal membuat gaya bermusiknya cenderung liar dan di luar pakem permainan gitar pada umumnya. Laman Loudwire menjelaskan bahwa hal ini yang membuat improvisasi gitarnya jadi lebih liar.
Bakatnya itu kemudian ditemukan salah satu pencari bakat dari Warner Bros. Dari label itulah, terbentuk formasi awal band Van Halen yang memuat sejumlah nama lawas di kancah rock yaitu David Lee Roth pada vokalis, Michael Anthony sebagai bassis.

Album perdana bertajuk “Van Halen” dirilis pada 1972 sekaligus menjadi karya pertama Eddie di pentas musik rock. Album tersebut langsung melejit lewat karya-karya yang dihasilkan.
Setelah itu, band Van Halen menelurkan 12 album studio. Lagu-lagu seperti “Jump”, “Why Can’t This Be Loved”, “Eruption”, dan lain sebagainya menancap di telinga para penggemarnya. Wajar bila karyanya pernah mendapat sertifikat Diamond dari Billboard pada 1984 karena terjual lebih dari 10 juta keping hanya di Amerika Serikat.
Tahun 1992, Van Halen meraih Best Hard Rock Performance di ajang Grammy Awards 1992 lewat album kesembilan mereka dengan judul “For Unlawful Carnal Knowledge”. Puncaknya terjadi pada 2007 saat band Van Halen masuk ke dalam jajaran Rock and Roll Hall of Fame.
Selamat jalan Eddie Van Halen. Karyamu Abadi.










Balas