Berikut Formula Pemkab Malang Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Malang

Situasi bulan timbang di Desa Saptorenggo Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. (Blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)
Situasi bulan timbang di Desa Saptorenggo Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. (Blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, Blok-a.com – Percepatan penurunan stunting masih menjadi fokus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Hasil fokus tersebut angka stunting di Kabupaten Malang menurun.

Hal tersebut dapat dilihat dari hasil bulan timbang yang dilakukan pada Februari 2023, yakni sebesar 7,8 persen dari angka 8,9 persen pada bulan timbang Agustus 2021 silam.

Wakil Bupati Malang (Wabup), Didik Gatut Subroto mengatakan, problem tingginya angka stunting mejadi permasalahan yang cukup krusial bagi Pemkab Malabg. Oleh karena itu, perlu menjadi tanggung jawab bersama dari berbagai pihak untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Ini butuh sinergisitas antara kelembagaan kepada pemerintah Kabupaten Malang. Juga bekerja sama dengan BKKBN (Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional) pusat,” ucap Didik saat ditemui sesuai pertemuan Program Partnership to Accelerate Stunting Reduction in Indonesia (PASTI), Rabu (26/7/2023).

Beberapa program pengendalian pun perlu dikuatkan, terakit dengan pembekalan terhadap calon pengantin (catin), proses pra menikah hingga proses kehamilan maupun pasca melahirkan.

“Harus terprogram, bagaimana pra nikah proses nikah kehamilan dan pasca melahirkan,” jelanya.

Selain itu, Wabup yang juga sebagai Ketua Tim Percepetan Penurunan Stunting (TPPS) mengkungkapan, pentingnya validasi data yang dimiliki. Selain itu juga, perlu dilakukan klasifikasi anak yang berstatus stunting dan rentan stunting.

“Disana ada progres perlakuan yang diberikan pendampingan. Tim sendiri ada dua kecamatan, yakni Bululawang dan Pakis yang jadi pilot project. Harapan kami nanti ada rekomendasi yang didapatkan,” sebutnya.

Disinggung terkait terget pada bulan timbang Agustus mendatang, ia tidak dapat menyebutkan secara gamblang.

Namun, Mantan Camat Singosari itu mengatakan, dirinya akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak secara maksimal guna memaksimalkan penurunan angka stunting di Kabupaten Malang.

“Saya optimis, melalui sinergi yang baik antara Pemerintah Daerah, tenaga kesehatan, seluruh mitra yang mendukung upaya penanggulangan stunting, kita dapat mencapai hasil yang lebih maksimal dan mampu memberikan dampak positif bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (ptu/bob)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?