Belum Genap Dua Tahun, Proyek P3-TGAI Desa Sumursongo Magetan Ambrol

Kondisi saluran Hippa Desa Sumursongo Tahun yang ambrol meski belum genap dua tahun dibangun.
Kondisi saluran Hippa Desa Sumursongo Tahun yang ambrol meski belum genap dua tahun dibangun.

Magetan, blok-a.com – Proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) 2023 di Desa Sumursongo, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, sudah ambrol meski berusia belum genap dua tahun usai dibangun.

Pantauan di lapangan menunjukkan kerusakan cukup parah. Dinding saluran ambrol dan lantai sudah hancur. Sehingga membuat warga terpaksa mencari cara lain agar tetap mendapat aliran air.

“Belum ada dua tahun dibangun, tapi sekarang sudah banyak yang rusak. Air tidak lancar, jadi kami harus cari cara lain agar bisa mengairi sawah,” keluh salah seorang petani.

Sekretaris Desa Sumursongo, Nurkholis, mengakui kerusakan terjadi karena pengerjaan proyek tidak sesuai spesifikasi. Ia menyebut sebagian pekerja bukan tukang ahli, sehingga kualitas bangunan mudah rusak dan saluran irigasi tidak berfungsi maksimal.

“Belum dua tahun sudah ambrol parah. Kami baru mengetahui kerusakan ini belakangan. Perbaikan hanya bisa dilakukan jika kerusakan tergolong ringan, sementara perbaikan besar harus menunggu penganggaran program desa berikutnya,” jelas Nurkholis saat ditemui, Rabu (10/9/2025)

Namun, meski proyek lama belum diperbaiki, Desa Sumursongo pada tahun 2025 kembali menerima proyek serupa. Hal itu membuat masyarakat setempat mempertanyakan efektivitas pengawasan dan akuntabilitas Pemdes, mengingat proyek sebelumnya sudah rusak signifikan.(nan/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com