Baru Sidak 5 Menit, Warga Kota Malang Kena Razia Masker

Sidak Masker
Sidak Masker - Foto: Elfran Vido

MALANG – Kepatuhan warga Kota Malang dalam memakai masker ternyata masih kurang. Terbukti, hanya 5 menit sejak dimulai sidak protokol kesehatan di jalan Jakarta Kota Malang, Senin (14/7), sudah ada 5 orang yang diketahui kedapatan tak pakai masker.

Hari ini, Polri, TNI dan Satpol PP memulai operasi justici penegakan protokol kesehatan di Kota Malang menindaklanjuti Inpres No 6 Tahun 2020.

Dimulai usai apel bersama Wali Kota Malang Sutiaji di Mapolresta Malang Kota, tim gabungan langsung bergeser ke jalan Jakarta Kota Malang.

Bak operasi tilang, lapak digeber oleh tim gabungan. Begitu “lapak” digelar, belum semenit, sudah ada saja warga yang kedapatan tak memakai masker. Dia kemudian diberhentikan dan didata.

“Untuk hari ini masih dimaafkan. Tapi nanti kalau ketahuan tak pakai masker pada hari Rabu, akan ada dendanya, jadi nanti sidang di tempat, sementara sekarang teguran saja,” papar Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata, Senin (14/9).

Usai didata dan ditegur secara lisan, pengendara diberi masker dan dipakaikan langsung oleh Kapolresta ramah senyum itu. Di lokasi juga terlihat Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona mendampingi.

Berangsur, pelanggar makin banyak. Kebanyakan pengendara motor. Hanya lima menit, 5 pelanggar terdata.

“Kita hari ini lakukan penegakkan Perda No 2 Tahun 2020 dari Provinsi Jawa Timur dan Pergub No 53 Tahun 2020 tentang protokol kesehatan,” tambah Leo.

Kedepan, pengadilan negeri, hakim dan jaksa akan ikut dalam penegakan protokol disiplin ini. Layaknya proses tilang di tempat, yang melanggar akan dikenai sanksi berupa denda. Denda ini bakal masuk kas daerah.

“Kita akan lakukan upaya pemberian denda, sesuai dengan Peraturan Daerah, sesuai Perwali No 30 itu Rp 100 Ribu,” tandasnya.

Tiap satuan tugas baik TNI, Polri ataupun Satpol PP menerjunkan 1 SST (Satuan Setingkat Peleton) dalam tiap sidak. Fokusnya adalah penggunaan masker di masyarakat. Rencananya, sidak semacam ini akan terus dilaksanakan sampai pandemi Covid-19 tuntas.

“Jadi kegiatan ini akan terus diadakan sampai Covid-19 ini berhenti. Jadi kita akan laksanakan terus menerus,” tandasnya.

Exit mobile version