Banyak Remaja Mesum, DPRD Minta Aktifkan Kembali Polisi Taman

Remaja sedang memadu kasih di Taman Teluk Grajakan Kota Malang, Jumat (27/1/2023) (blok-a/Helen)
Remaja sedang memadu kasih di Taman Teluk Grajakan Kota Malang, Jumat (27/1/2023) (blok-a/Helen)

Kota Malang, blok-a.com — Maraknya tindak mesum yang dilakukan pasangan remaja di taman kota menyebabkan banyak warga yang tidak nyaman.

Pihak DPRD Kota Malang, melakukan tindakan berupa hearing bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Rahman Nurmala, mengatakan bahwa hasil dari hearing terkait maraknya remaja mesum di taman Kota Malang tersebut pada wartawan blok-a.com.

“Ya jadi hasil hearing tadi bersama DLH dan Satpol PP itu kami akan kembali mengaktifkan polisi taman,” ujar Nurmala pada wartawan blok-a.com, Rabu (1/2/2023).

Selain itu ia juga mengatakan bahwa untuk peniadaan kursi tersebut masih perlu pengkajian lagi karena menurutnya kursi-kursi taman dan pedestrian masih memiliki banyak manfaat.

“Kan kursi-kursi itu masih banyak manfaatnya, bisa untuk bercengkrama, bersantai, dan memperindah pemandangan di kota,” jelas Nurmala.

Kursi-kursi yang ada di Kota Malang dibagi menjadi dua yaitu kursi taman dan kursi pedestrian.

Kursi taman adalah kursi yang diletakan di taman kota, seperti kursi di Taman Teluk Grajakan, Taman Merjosari, dan lain-lain.

Sedangkan kursi pedestrian adalah kursi yang diletakan di tepi jalan, seperti di Jalan Ijen, Jalan Veteran, Jalan Surabaya, dan masih banyak lagi.

Berdasarkan keterangan Nurmala, setelah sesi hearing, pembagian tanggung jawab dari kursi-kursi tersebut dibagi menjadi dua.

“Jadi nanti pembagian tugasnya adalah DLH dalam hal ini polisi taman akan bertanggung jawab pada kursi taman, lalu Satpol PP bertanggung jawab pada kursi pedestrian,” tutur Nurmala.

Satpol PP Kota Malang diminta untuk terus melakukan patroli rutin. Sistemnya menggunakan sistem kerja shift. Dimana nanti setiap akhir shift mereka harus berpatroli ke seluruh kursi pedestrian. Begitupun polisi taman.

“Ya jadi nanti setiap akhir shift mereka harus berkeliling atau berpatroli sesuai tanggung jawab masing-masing. Jika ada tindakan mesum segera ditindak,” pungkas Nurmala. (len/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com