Apa Benar Aremania Mendapat Undangan Palsu Narasi TV? Ini Penjelasan Pemimpin Redaksi

Tangkapan Layar tragedi Kanjuruhan
Tangkapan Layar cuitan Zen RS (Twitter @Zenrs)

blok-A.com – Beredar kabar bahwa saksi mata (K) mendapat undangan Mata Najwa untuk pergi ke Jakarta, namun di stasiun ia diculik oleh oknum intel polisi, untuk menggagalkan keberangatakannya tersebut. Lantas, dimana sekarang teman (K) itu?

Berawal dari sebuah video yang viral di Tiktok, menunjukan kepadatan Aremania di pintu Gate, berdesak-desakan untuk keluar, namun pintu Gate terkunci dengan rapat. Setelah video itu viral, muncul berita tentang saksi mata yang diundang oleh Mata Najwa, untuk memberikan kesaksiannya.

Isi berita itu menunjukan bahwa ada seorang saksi mata (K), diundang oleh tim Mata Najwa ke Jakarta, untuk memberikan kesaksiannya atas tragedi kelam Kanjuruhan. Kemudian, ia dicegat oleh oknum kepolisian di Stasiun, hingga banyak saksi mata disana. Berita ini ramai, hingga muncul #SaveK #AparatKeparat mendoakan (K) selamat atas kejadian yang menimpanya.

Klarifikasi Tidak Ada Undangan Mata Najwa

Setelah ramai menjadi perbincangan, pihak Narasi TV akhirnya buka suara atas undangan tersebut. Pemimpin Redaksi Narasi TV, Zen RS dari akun @zenrs. di twitter ia menjelaskan bahwa pihaknya tidak mengundang siapapun untuk datang ke Jakarta.

“Setelah cek ke internal, tidak/belum ada komunikasi atau undangan dari tim kami kpd sdr (K). Saya sudah cek ke berbagai desk (Mata Najwa, tim daily sampai ke tim investigasi). Mudah-mudahan sdr (K) tetap dalam keadaan sehat dan baik baik saja, Amin,” ujar @zenrs.

Dari pernyataan Narasitv, banyak komentar yang berasumsi bahwa teman (K) mendapat undangan palsu yang mengatasnamakan Mata Najwa. Terlebih, Narasitv memang sedang menjalankan tim investigasi independen, untuk mengusut kasus tragedi kelam Kanjuruhan. Tim Narasitv meminta kepada siapapun yang memegang bukti video atau photo, untuk bisa mengirimkan ke email official Narasitv, demi membantu investigasinya, Minggu (02/10/2022).

Pengakuan Kerabat K di Instagram

Dari data yang dihimpun oleh blok-A.com, ada seorang kerabat yang mengatakan bahwa K sudah kembali dengan selamat. Informasi terakhir, ia dibawa ke Polres Malang untuk diintrogasi.

“Sudah diintrograsi, K masih di Malang habis dari Polres, anaknya sekarang aman,” ujar kerabat K.

Kerabat (K) menuturkan bahwa ia menelpon langsung (K) untuk memberikan keterangannya.

“Informasi dari anaknya langsung, saya telpon. Kata anaknya masalah sudah clear,” tutup Kerabat (K)

Teman (K) dinyatakan aman dan kembali pulang kerumah. Sampai sekarang, netizen pun berdebat soal undangan palsu dari Mata Najwa, apakah ada oknum yang sengaja untuk membuat undangan palsu untuk berangkat ke Jakarta? Ini beberapa asumsi komentar dari netizen di instagram, mengenai kasus penculikan (K) di stasiun.

“Stess banget sampai bikin undangan palsu,” imbuh @ayunra***

“Mau minta keterangan kok caranya gitu pak,” kata @safni*

“Gw curiga polres bukan hanya sekedar introgasi, tapi juga ada tekanan tutup mulut dan menyembunyikan fakta, ini masih dugaan dan pendapat gw, kita liat aja kedepannya,” tutup @sans*

Fakta terakhir diungkap oleh akun @zenrs di twitter bahwa teman (K) tidak dijebak. @zenrs menghubungi langsung (K) untuk memberikan keterangan lebih lanjut.

“Saya tidak menerima undangan dari manapun, baik dari Narasi atau yang lain. Saya berada di stasiun saat dijemput polisi ya karena tempat kerja saya memang disekitar situ. Tidak benar jika saya dijebak,” ucap K pada twitter @zenrs.
(rco)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Redaktur pelaksana sekaligus Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, dan peristiwa terkini di Malang Raya.