Akun Instagram Ganjar Diserang Pemain Sepak Bola RI: Terima Kasih Telah Hancurkan Mimpi Kami

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (dok. Pemprov Jateng)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (dok. Pemprov Jateng)

blok-a.com – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah gelaran Piala Dunia U-20 2023. Menyusul keputusan tersebut, para pecinta sepak bola tanah air ramai mengungkapkan kekecewaannya di media sosial.

Duduk perkara pencabutan status tuan rumah ini tak lain usai munculnya penolakan kehadiran timnas Israel ke Indonesia. Israel adalah salah satu negara peserta yang berhasil lolos kualifikasi sebagai wakil Eropa.

Gubernur Bali Wayan Koster bersurat ke Menpora yang menyatakan terang-terangan menolak Israel bermain di Bali.

Setelah Koster, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga menyatakan menolak Israel bermain di wilayahnya, yakni Solo. Sama seperti Koster, ideologi Bung Karno jadi landasan penolakan.

Bagi FIFA, penolakan semacam itu tidak dapat diterima hingga status Indonesia sebagai tuan rumah harus dicabut.

Pasca status Indonesia dicabut, akun Instagram Gubernur Ganjar Pranowo @Ganjar_Pranowo diserang netizen dan para pemain sepak bola Indonesia.

Dilihat blok-a.com, Kamis (20/3/2023), tampak dalam tiga postingan terakhir Instagram Ganjar Pranowo dibanjiri hujatan hingga komentar kecewa terhadap gubernur yang populer tersebut.

Sejumlah akun pemain sepak bola yang telah centang biru pun turut membanjiri kolom komentar Ganjar.

“Terimakasih pak dari anak laki laki ini yang tumbuh dari jerih payah bahkan bercucuran darah dilapangan,dan masi banyak hal lainnya,yang selalu berjuang demi bisa mengangkatkan derajat orang tuanya,bangsa dan negara nya,dan ini terlalu sakit bagi kami untuk kehilangan kesempatan bisa tampil di ajang piala dunia di negara kami,rumah kami,bahkan ajang ini adalah mimpi dari semua anak bangsa ini pak,terimakasih telah membuat kami untuk terus bermimpi lagi,” kata gelandang timnas Indonesia U-20 Ginanjar Wahyu, ginanjarwahyu.r.

“MAKASIH BANYAK PAK,O IYA PAK KAMI TAU PAK NASIB BAPAK SUDAH TERJAMIN, MASA DEPAN BAPAK JUGA SUDAH BAGUSS,SEDANGKAN KAMI PAK?KAMI BARU MAU MERINTIS KARIR MENJADI LEBIH BAIK, TAPI BATU LOMPATAN KITA UDAH DI ANCURIN SM BAPAK #mkshganjar_pranowo,” tulis pemain PSS Sleman @Hokkycaraka_ di akun Instagram Ganjar. 

“TERIMA KASIH PAK SUDAH MENGUBUR SANGAT DALAM MIMPI KITA SEBAGAI PEMAIN SEPAK BOLA BERMAIN DI PIALA DUNIA, MASA DEPAN BAPA SUDAH JELAS. , KARIER KITA SEMUA? BAGAIMANA PA? ADA TANGGUNG JAWAB? KITA SEMUA BENAR BENAR KECEWA TERIMAKASIH PA SANGAT TERASA SAKIT NYA,” tulis akun pemain sepak bola muda lainnya, Achmad Syarif, @achmad19m.

“Terimakasih pak telah menghancurkan mimpi anak2 bangsa yg ingin berprestasi di bidang olahraga🫡😢 Oh iyaa pak. Jangan lupa tangung jawab ya kalau sampe sepak bola kita di banned fifa,” kata rivaldoferre46_ yang juga pemain PSS Sleman.

“matur suwun pak nggh mugi” njenengan sehat” kata ruyarianto11 pemain muda Persebaya.

“Ijin pak. Printah bapak telah terlaksana.Israel tdk akan mengikuti piala Dunia U-20 di Indonesia. Tetapi akan segera mengikuti Di negara yg akan di tunjuk Oleh FIFA sebagai Tuan Rumah piala Dunia U-20. Dan Timnas U-20 kita tdk akan ikut serta dalam piala Dunia U-20 2023. Mission Bapak complete. matur suwun pak,” kata pemain Persis Solo Andri Ibo, andriibo90.

Selain itu, netizen juga banyak menyerukan untuk berasama-sama mengunfollow akun Ganjar Pranowo sebagai bentuk kekecewaan mereka.

Sementara itu, saat dikonfirmasi wartawan usai mendampingi Menpan RB di gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Semarang, Kamis (30/3/2023), Ganjar pun mengaku turut kecewa akan keputusan FIFA mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah.

“Ya kecewa lah kita sudah siapkan sejak awal kok. Kan tinggal beberapa catatan saja yang bisa kita lakukan. Kalau boleh sampaikan, di awal-awal yang berkomunikasi sebelum saya ber-statement kepada seluruh kementerian termasuk PSSI adalah peluang-peluang co-host. Sehingga relasi antarnegara, konstitusinya terpegang, olahraga berjalan,” katanya. (lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?