Akhirnya Gonyel Ditemukan Mengambang di Bendungan Karangkates

Dua Orang Pemburu Biawak Tenggelam di Bendungan Sutami Karangkates Malang
Dua Orang Pemburu Biawak Tenggelam di Bendungan Sutami Karangkates Malang

Kabupaten Malang , blok a.com – Antusias tim relawan , pihak keluarga dan warga dalam pencarian satu korban pemburu biawak yang tenggelam di Bendungan Sutami Karangkates , tak perlu diragukan lagi.

Meskipun opsar gabungan yang dikoordinir Basarnas Surabaya mulai pencarian hari pertama hingga hari ketujuh sore dihentikan, akhirnya pihak keluarga bersama warga berhasil menemukan jenazah
Hartanto alias Gonyel ( 35 ) , warga Dusun Mbodo, Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

“Korban ditemukan sekitar pukul 22.10 Wib , Sabtu ( 15/7 ) malam ditengah tengah bendungan Sutami Karangkates dalam kondisi mengapung dan sudah tak bernyawa,” kata Moch Ridwan kepada awak media , Sabtu (15/7/2023) tengah malam .

“Jenazah korban ditemukan ditengah tengah bendungan yang masuk areal Desa Arjowinangun Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang,” sambungnya .

Jenaszah dievakuasi oleh tim relawan Malang bersama warga mengunakan perahu dari posisi awal hingga ketepian.

Kapolsek Sumberpucung AKP Lukman Hudin saat dikonfirmasi awak media , membenarkan kalau jenazah Hartanto ditemukan malam hari .

“Benar, saat ini sudah dievakuasi dan dibawah ke kamar jenazah RS Panggung Kepanjen.untuk dimintakan visum,” pungkasnya .

Berita sebelumya , melalui Kapolsek Sumberpucung, AKP Lukman Hudin menjelaskan, kronologi kejadian bermula saat  ketiga lelaki tersebut bersama-sama pergi nggladak pemburu biawak ke Bendungan Karangkates.

“Bersama-sama dengan tujuan berburu biawak (nggladak) dipinggir Bendungan Sutami, pada pukul 12.00,” seru AKP Lukman.

Sesampainya di pinggir bendungan, salah satu korban meminta untuk menyeberang dengan mengunakan perahu kayu yang dijalankan mengunakan mesin. Kurang lebih mencapai 100 meter dari bibir bendungan, perahu yang mereka tumpangi justru diterjang ombak.

“Tiba-tiba diterjang ombak, sehingga perahu terhempas dan terbalik,” tuturnya.

Karena panik tenggelam, ketiga lelaki tersebut berteriak meminta tolong. Beruntungnya di sekitar lokasi ada salah satu nelayan, Supriono, yang sedang mencari ikan. Melihat hal tersebut, Supriono mencoba menolong dengan peralatan seadanya.

Dari upaya yang dilakukan Supriono, akhirnya bisa menolong satu orang yakni Yudi. Namun sayangnya dua rekan Yudi tak bisa diselamatkan.

Selanjutnya Rabu (12/7/2023) sekitar pukul 22.00, berhasil ditemukan salah satu dari korban tenggelam yakni Wisma Febriana atau yang kerap disapa Sugimun. Tubuhnya ditemukan kurang lebih lima meter dari titik pertama dirinya dan Hartanto dilaporkan hilang

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?