9 Kiai se-Madura Temui Khofifah Bahas Upaya Memuliakan Rakyat

Badan Silaturahmi Ulama Madura (Basra) menemui Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di gedung negara Grahadi, Surabaya, Jumat (6/1/2023) malam.(Humas Pemprov Jatim)
Badan Silaturahmi Ulama Madura (Basra) menemui Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di gedung negara Grahadi, Surabaya, Jumat (6/1/2023) malam.(Humas Pemprov Jatim)

Surabaya, blok-a.com- 9 ulama se Madura yang tergabung dalam Badan Silaturahmi Ulama Madura (Basra) menemui Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di gedung negara Grahadi, Surabaya, Jumat (6/1/2023) malam.

Mereka mewakili kiai dari Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Di antaranya KH Imam Bukhori Kholil, KH Achmad Makki Nashir, Doktor KH Mukhlis Muhsin, KH Syafiuddin Abdul Wahid, Doktor KH Muhammad Aunul Abied Shah, KH Muhdhor Abdullah, KH Ali Rahbini Abdul Lathif, dan KH Sufyan Absi.

Di depan kiai, Khofifah, mengaku mendiskusikan upaya memajukan kawasan Madura dengan merujuk pada program kerja Nawa Bhakti Satya Pemprov Jatim.

Hal ini disebutnya sebagai upaya memajukan dan memuliakan masyarakat Jawa Timur, termasuk masyarakat Madura di dalamnya.

“Tadi siang, saya bersama kepala OPD Pemprov Jatim mengadakan rapat kaitannya program kerja setahun mendatang dan kawasan Madura khususnya Madura kepulauan merupakan salah satu prioritas dan komitmen kami,” ucap Khofifah.

Salah satu program prioritasnya, adalah peningkatan kualitas sumberdaya manusia (SDM) termasuk di kawasan Madura.

Saat ini, Pemprov dan Baznas Jatim berkomitmen untuk mewujudkan satu keluarga satu sarjana.

“Kami dan Baznas Jatim memiliki program strategis bertajuk satu keluarga satu sarjana. Di mana, ini merupakan program efektif bagi mahasiswa guna membantu meraih gelar sarjananya. Silakan diakses ,” ungkapnya.

Program ini sendiri, berfokus pada pemberian program beasiswa pendidikan bagi para guru Madin di lingkungan Ponpes, untuk melanjutkan sekolah ke jenjang pendidikan tinggi atau sarjana.

Selain itu, dari sektor pembangunan infrastruktur, Gubernur Khofifah menuturkan telah dan akan terus melakukan penyempurnaan sarana dan prasarana khususnya keluar-masuk Madura.

Dicontohkan, salah satunya kehadiran Pelabuhan Jangkar di Situbondo yang keberadaannya secara khusus bisa mempercepat akses dari Jatim sisi Timur menuju Madura.

Pelabuhan Jangkar sudah menggunakan movable bridge sehingga aman bagi pengendara dan penumpang kapal penyeberangan.

“Ini cara kami memuliakan masyarakat Madura, melalui pembangunan di wilayah pelabuhan yang kita lengkapi kanopi bagi pejalan kaki dan movable bridge dengan fasilitas baru, lengkap dan moderen. Begitu pula dermaga di Dungkek, Sumenep dan Gili Iyang Sumenep,” sebut Khofifah.

Terkait pembangunan infrastruktur Khofifah juga menyampaikan bahwa di Kepulauan Sumenep juga sudah lebih banyak yang teraliri listrik. Pemprov Jatim dan PLN berusaha memaksimalkan elektrifikasi di kepulauan Sumenep.

Melalui Dinas Kesehatan Pemprov Jawa Timur juga mengirim tim medis lengkap yang terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, PPDS, perawat dan tim teknis memberikan layanan di kepulauan.

Khofifah berharap, dengan banyaknya program kerja yang telah disiapkan oleh Pemprov Jatim di Madura maka dukungan tokoh masyarakat Madura dan ulama Madura sangat penting.

Hal ini karena kehadiran serta keikutsertaan para ulama akan memberikan kekuatan tersendiri dalam penyuksesan upaya pemuliaan sosial ekonomi masyarakat pasca pandemi dan memajukan Madura.

Ketua Basra, KH M Syafik Rofie menyambut baik upaya yang telah dilakukan Pemprov Jatim bagi warga Madura. Dia berharap kondisi bisa terus dipertahankan di masa depan.

Dia menuturkan, kemajuan perekonomian diharapkan bisa menjadi fokus utama, sehingga bisa mewujudkan ekosistem baru yang lebih menarik generasi muda di Madura agar tidak tertarik untuk merantau ke luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia.

Para ulama juga mendiskusikan peluang beasiswa santri untuk masuk fakultas kedokteran, dan soal aneka sumber ekonomi masyarakat Madura seperti tembakau dan garam.(kim/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com