7 Tugu Perguruan Silat di Bojonegoro Ini Dibongkar Sukarela

Sejumlah tugu di Bojonegoro mulai dibongkar secara sukarela. Wujud komitmen menjaga Kamtibmas wilayah.
Sejumlah tugu di Bojonegoro mulai dibongkar secara sukarela. Wujud komitmen menjaga Kamtibmas wilayah.

Bojonegoro, blok-a.com – Sedikitnya 7 buah tugu berbagai perguruan silat di Bojonegoro dibongkar secara sukarela.

Mereka secara sadar membongkar 7 buah tugu perguruan silat mereka yang berdiri di 28 kecamatan di Bojonegoro.

Kali ini pembongkaran dilakukan secara sukarela oleh para anggota perguruan silat sendiri.

Dari 7 tugu itu tak semuanya dirobohkan. Ada 3 tugu yang dibongkar kemudian diubah menjadi tugu Pancasila.

Empat tugu silat yang dibongkar dan dihancurkan adalah tugu Kera Sakti di Desa Sambongrejo dan Gondang, Tugu PSHT Rayon Banjarsari di Jalan Serma Maun, Banjarejo, tugu Pagar Nusa di tepi jalan poros Desa Dukohlor, Malo dan tugu Pagar Nusa di Desa Kedungadem.

Sementara 3 tugu yang dibongkar dan dijadikan tugu Pancasila adalah tugu PS Rasa di Pojok Lapangan Singonoyo Jalan Munginsidi, Desa Sukorejo, Tugu PSHT di Desa Tambakmerak, Kasiman, dan tugu PSHT di Desa Sranak, Kecamatan Trucuk.

Sebagai wujud keseriusan dan memelihara ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polres Bojonegoro bersama stakeholder terus melakukan imbuan kepada organisasi perguruan silat.

Imbauan itu terangkum dalam Surat Edaran (SE) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jawa Timur nomor ; 300/5984/209.5/2023 tertanggal 26 Juni 2023 tentang pembongkaran tugu, patung dan atau simbol perguruan silat di wilayah Jawa Timur secara mandiri.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Rogib Triyanto, mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada para keluarga besar perguruan silat atas dibongkarnya tugu perguruan silat secara sukarela dan mandiri.

“Alhamdulillah demi kondusivitas Kamtibmas, tugu perguruan pencak silat di beberapa lokasi di Bojonegoro telah dibongkar dengan sukarela,” ucap AKBP Rogib Triyanto, Minggu (20/8/2023).

Ditambahkan Kapolres Bojonegoro, para anggota perguruan secara sukarela mematuhi SE Bakesbangpol Jatim terkait pembongkaran tugu, patung dan atau simbol perguruan silat di wilayah Jatim.

AKBP Rogib Triyanto berharap langkah ini juga akan diikuti oleh pengurus perguruan pencak silat yang lain di seluruh Bojonegoro demi terpeliharanya Kamtibmas yang kondusif.

“Hal ini semata-mata demi terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat.” pungkasnya.

Dari data yang dihimpun awak media ini, total di Bojonegoro terdapat 331 tugu perguruan silat yang berdiri di tanah negara dan 120 tugu silat berdiri di tanah pribadi.(sil/kim)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?