Blok-a.com – Kasus penemuan kerangka manusia di dalam mobil sedan di Asrama Polisi (Aspol) Polsek Ujungpangkah, Gresik, belakangan ini menjadi sorotan publik.
Jasad tersebut ditemukan pada Senin (10/3/2025) dalam kondisi sudah menjadi tulang belulang di kursi depan sebelah kiri mobil Honda Civic yang diketahui milik mantan Kanit Reskrim Polsek Ujungpangkah, Aipda Yudi Setiawan, yang kini bertugas di Polsek Panceng.
Dirangkum Blok-a.com, Sabtu (15/3/2025), berikut deretan fakta terkait penemuan kerangka manusia di Aspol Polsek Ujungpangkah, Gresik.
Awal Mula Penemuan
Menurut Kanit Reskrim Polsek Ujungpangkah, Aipda Reza Wahyu Winas, kejadian ini bermula ketika Gita Nurani menerima panggilan dari Yudi Setiawan pada Senin (10/3/2025) sekitar pukul 11.30 WIB.
Yudi meminta Gita untuk membuka mobil sedan Honda Accord miliknya yang sudah lama terparkir di asrama Polsek Ujungpangkah. Rencananya, seseorang akan mengambil aki kendaraan tersebut.
“Gita kemudian mengambil kunci mobil yang tersimpan di lemari asrama Polsek dan langsung menuju lokasi. Namun, saat membuka pintu depan mobil, dikejutkan dengan sebuah kerangka manusia tergeletak di jok depan sebelah kiri,” kata Reza, Senin (10/3/2025).
Sontak, penemuan ini langsung dilaporkan ke Polsek Ujungpangkah. Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan awal.
“Berdasarkan keterangan saksi, tiga pintu mobil dalam kondisi terkunci saat pertama kali dibuka. Saat ini identitas kerangka masih dalam penyelidikan. Tim identifikasi dari Satreskrim Polres Gresik telah memasang garis polisi di lokasi untuk proses lebih lanjut,” ujar Aipda Reza Wahyu Winas.
Berjenis Kelamin Laki-laki
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Timur, jasad tersebut dipastikan berjenis kelamin laki-laki.
Namun, Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz, menyatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap detail identitas korban.
“Untuk sementara, berdasarkan pemeriksaan dokter forensik, jasad tersebut berjenis kelamin laki-laki. Detail lebih lanjut masih dalam proses,” ujarnya.
Untuk memastikan identitas jasad, polisi berkoordinasi dengan dokter forensik serta instansi terkait, termasuk Dinas Sosial.
Pihak kepolisian juga membuka peluang bagi masyarakat yang kehilangan anggota keluarga untuk melaporkan sebagai pembanding dalam proses identifikasi.
Ciri-ciri Fisik
Tim Dokter Forensik Polda Jatim, yang terdiri dari dr. Tuti Purwanti SpFM dan dr. Nily Sulistyorini SpFM dari RS Ibnu Sina, telah melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah yang ditemukan.
Hasil sementara menunjukkan ciri-ciri fisik kerangka tersebut memiliki rambut hitam lurus sepanjang 7 cm, kelainan pada tulang jari kiri dan kanan, serta kondisi gigi rahang atas tonggos dan geraham bawah hilang sebelum meninggal.
Perkiraan tinggi badan antara 153-163 cm, berusia sekitar 50-60 tahun dan diperkirakan telah meninggal sejak 5-6 bulan lalu. Saat ini masih dilakukan tes tambahan, termasuk uji racun dan DNA dari tulang selangka kiri.
Polisi kini tengah mencocokkan temuan ini dengan data orang-orang yang sering beraktivitas di sekitar Asrama Polsek Ujungpangkah.
Viral di Media Sosial
Kasus penemuan kerangka manusia ini viral di berbagai platform media sosial dan menjadi sorotan publik. Banyak akun media sosial yang mengunggah dan membeberkan kronologinya, salah satunya akun X @creepyroom.
Dalam unggahan tersebut, banyak warganet yang menuliskan komentar dan merasa ada kejanggalan dalam kasus penemuan kerangka ini.
“wkwkwkwkw secara nalar aja sih, kagak mungkin kagak bau ada mayat busuk bertahun2. ya emang sengaja aja gk di gubris. dan mobil mangkrak emng gk pengen gt manasin mobilnya? dan ngambil aki dari mobil lawas ya jelas aki-nga udh tekor kalo gk dipanasin. drama-nya jelek bener,” ujar akun @bru******.
Warganet bahkan mencoba menelusuri Google Street View untuk mencari petunjuk terkait keberadaan mobil tempat ditemukannya kerangka tersebut.
Salah satu akun menemukan bahwa satu tahun lalu terdapat mobil merah yang terparkir di belakang sedan tempat penemuan kerangka manusia itu.
“foto tahun 2023 mapsnya ya, mobil parkir menghalangi civic, jadi kejadian ada kerangka antara setelah itu sampai ditemukan,” tambah warganet.
Hingga kini, pemilik mobil merah tersebut masih menjadi misteri. Belum diketahui pasti apakah mobil merah tersebut turut masuk dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Warga Menduga ODGJ
Warga sekitar menduga bahwa jasad tersebut adalah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sering terlihat di sekitar aspol sebelum menghilang beberapa bulan lalu.
ML, warga Desa Banyuurip, Ujungpangkah, mengungkapkan bahwa ada seorang ODGJ yang biasa berkeliaran di sekitar lokasi. Namun, sejak Oktober 2024, ia tidak lagi melihat sosoknya.
“Saya terakhir melihatnya sekitar bulan 10 (Oktober 2024), setelah itu sudah tidak tahu lagi keberadaannya,” ujar ML.
Saat olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Selasa, 11 Maret 2025, ML turut hadir menyaksikan proses pemeriksaan di lokasi.
Dugaan tersebut semakin menguat setelah polisi menemukan sarung bermerek BKS berwarna cokelat dengan motif kotak, yang menurut ML mirip dengan sarung yang sering dikenakan ODGJ tersebut.
“Laki-laki itu sering jalan-jalan di sekitar aspol. Sarungnya biasa dikalungkan atau diselempangkan. Dia juga sering tidak memakai pakaian,” tambahnya.
Polisi Periksa 20 Saksi
Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Abid Uais Al Qarni, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima informasi terkait dugaan ODGJ tersebut.
Namun, ia menegaskan bahwa penyelidikan tetap berpedoman pada pendekatan ilmiah atau scientific investigation.
“Kami tidak mau berspekulasi. Kami masih mendalami kasus ini berdasarkan bukti dan data yang kuat,” ujar Abid, Kamis (13/3/2025).
Hingga saat ini, polisi telah memeriksa 20 saksi, termasuk anggota Polsek Ujungpangkah dan pemilik mobil. Aipda Yudi sendiri telah dimintai keterangan, tetapi masih berstatus sebagai saksi.
“Pendalaman terhadap keterangan saksi masih terus kami lakukan sebagai bagian dari pembuktian scientific investigation,” tambahnya. (ivn/hen)









