Banyuwangi blok-a.com – Banjir yang melanda di Banyuwangi akibat hujan deras yang terjadi pada Minggu (16/10/2022) malam hingga Senin pagi menyebabkan tiga kelurahan di kecamatan Banyuwangi terendah banjir. Bahkan hingga Selasa (18/10/2022) puluhan rumah di RT 01 RW 01 lingkungan Wonosari, Kelurahan Sobo masih terendam.
Lurah Sobo, Yudi Setiawan membeberkan hingga saat ini sebanyak 30 rumah dari 29 Kepala Keluarga (KK) masih terendam.

“Banjir yang terjadi pada Senin kemarin, hingga saat ini masih merendam 30 rumah warga di lingkungan Wonosari,” beber Lurah Sobo.
Akibat air yang masih menggenangi rumah warga tersebut, sebagian mengungsi dirumah saudaranya. Warga Wonosari mayoritas berprofesi nelayan
“Karena rumahnya digenangi air, sebagian warga mengungsi di rumah keluarganya, dan sebagian lagi tetap bertahan karena rumahnya sudah ditinggikan,” jelasnya.
Berbeda dengan anak-anak, dengan adanya air yang menggenangi lingkungan rumahnya mereka justru bermain air, mereka asyik bermain perahu-perahuan didepan rumahnya.
Menurut Yudi, air yang menggenangi rumah warga masih terbilang cukup tinggi meskipun berangsur surut sejak Senin (17/10/2022) kemarin.
“Saat hujan deras itu, ketinggian air mencapai 70 centimeter atau sepinggang orang dewasa, saat ini sudah mulai berangsur surut ketinggiannya sekitar 50 centimeter,” ucapnya.
Lambannya air surut di lingkungan Wonosari disebabkan lokasi permukiman warga merupakan titik terakhir aliran sungai.
“Diperkirakan, air bisa surut sekitar seminggu ke depan, karena lokasinya berdekatan dengan pantai. Setiap hujan turun di wilayah ini selalu banjir,” paparnya.
Menurut Yudi, untuk mencukupi kebutuhan warga yang terdampak banjir ini mendapat bantuan suplai makanan siap saji dari Posko bantuan sehari tiga kali.
“Seharinya warga yang terdampak mendapatkan suplai makanan berupa nasi bungkus sehari tiga kali untuk meringankan beban masyarakat,” ucapnya.
Terpisah, Sekretaris BPBD Banyuwangi Mujito adanya puluhan rumah warga yang terendam, pihaknya akan mendirikan posko bantuan di sekitar lingkungan Wonosari.
“Kami segera mendirikan posko bantuan, dengan adanya posko masyarakat secara langsung mendapatkan bantuan termasuk suplai makanan,” ujarnya. (Kuryanto)










Balas
Lihat komentar