blok-A.com – Dua maskapai penerbangan asal Indonesia ternyata menjadi salah satu maskapai penerbangan terburuk di dunia. Apa sajakah itu? Simak daftarnya berikut ini.
Maskapai tersebut adalah maskapai milik Lion Air Group, yakni Lion Air dan Wings Air. Bahkan dua maskapai itu menduduki peringkat 1 dan 2 penerbangan terburuk di dunia pada tahun 2022.
Penilaian ini berdasarkan hasil survei dari layanan travel Bounce. Hasilnya dirilis dalam nama The 2022 Airline Indeks. Perhitungan dilakukan kepada 50 maskapai penerbangan terbesar di dunia dan 12 maskapai penerbangan yang berbasis di AS.
Daftar 10 Maskapai Terburuk di Dunia
- Lion Air (Indonesia) dengan skor 0,72
- Wings Air (Indonesia) dengan skor 1,11
- Flydubai (Uni Emirat Arab) dengan skor 1,18
- AirAsia India (India) dengan skor 1,34
- Shenzhen Airlines (China) dengan skor 1,54
- VivaAerobus (Mexico) dengan skor 1,56
- Wizz Air (Hungary) dengan skor 1,79
- Ryanair (Irlandia) dengan skor 2,06
- AirAsia (Malaysia) dengan skor 2,06
- Volaris (Meksiko) dengan skor 2,15
Alasan Lion Air dan Wings Air menjadi maskapai terburuk
Berdasarkan hasil yang telah disurvei, Lion Air menjadi maskapai penerbangan terburuk di dunia dengan nilai hanya 0,72 dari 10.
Hal tersebut dikarenakan Lion Air hanya sanggup mencatat 42,27 persen tepat waktu. Kemudian, tingkat pembatalan yang cukup tinggi dari Lion Air menyentuh 34,43 persen.
Tak hanya itu, Lion Air hanya mendapat skor 1 dari 5 untuk makanan dan hiburan yang disediakan. Selanjutnya, 2 dari 5 untuk kenyamanan kursi dan pelayanan yang diberikan oleh Staf.
Posisi kedua maskapai terburuk di dunia ditempati oleh Wings Air yang juga termasuk ke dalam Lion Air Group.
Wings Air tidak jauh lebih baik dengan catatan 49,78 persen tingkat kedatangan tepat waktu. Sementara, tingkat pembatalan menyentuh 20,63 persen.
Bahkan skor yang didapat Wings Air ini tak jauh beda dari Lion Air yakni 1 dari 5 untuk makanan dan hiburan dan 2 dari 5 untuk kenyamanan kursi dan pelayanan yang diberikan staf.
Tanggapan Pihak Lion Air
Menanggapi hal tersebut, Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan Lion Air dan Wings Air senantiasa melakukan perbaikan sejalan upaya meningkatkan kualitas layanan penerbangan di kategori maskapai berbiaya hemat (low cost carrier).
“Lion Air dan Wings Air terus melaksanakan evaluasi kinerja secara berkala sejalan menjalankan perbaikan secara bertahap agar tetap mempermudah aksesibilitas bagi masyarakat, pebisnis dan wisatawan, memperlancar konektivitas antardaerah serta berkontribusi terhadap percepatan perekonomian,” jelas Danang
Danang menambahkan, pihaknya mengucapkan terima kasih atas saran, kritik atau masukan, berupa data, catatan serta bentuk lainnya dari berbagai pihak sebagai salah satu rekomendasi dalam mendukung perbaikan layanan dan operasional penerbangan.
(hen)









Balas
Lihat komentar