Viral Akun Instagram @cabinetcouture_idn, Soroti Gaya Hidup Mewah Para Pejabat Indonesia

Tangkapan layar akun Instagram @cabinetcouture_idn yang soroti gaya mewah pejabat Indonesia
Tangkapan layar akun Instagram @cabinetcouture_idn yang soroti gaya mewah pejabat Indonesia

Blok-a.com – Sebuah akun Instagram bernama @cabinetcouture_idn mencuri perhatian warganet Indonesia beberapa hari terakhir. Akun yang baru menetas September 2025 ini menyoroti gaya hidup mewah para pejabat dan keluarga elit politik Indonesia, disajikan seperti editorial majalah fashion.

Gaya visual dan cara penyajian yang unik tersebut membuat unggahan akun ini cepat menarik perhatian warganet. Apalagi, setiap postingan dilengkapi dengan estimasi harga barang-barang mewah yang dikenakan para pejabat, mulai dari jam tangan, perhiasan, hingga tas branded.

Di antara begitu banyak unggahan yang telah dibuat, beberapa postingan memperoleh begitu banyak interaksi dari warganet.

Salah satunya unggahan mengenai Erina Sofia Gudono, istri Kaesang Pangarep sekaligus menantu mantan Presiden Joko Widodo. Dalam unggahannya, Erina terlihat menghadiri sebuah pesta dengan tampilan glamor mengenakan gaun merah dan perhiasan berlian.

Berdasarkan keterangan akun @cabinetcouture_idn, jam tangan Rolex Oyster Perpetual Lady Date yang dipakai Erina ditaksir seharga Rp250 juta. Sementara itu, kalung berlian yang melingkar di lehernya mencapai nilai fantastis sekitar Rp481 juta.

Erina juga tampak membawa tas clutch berhiaskan berlian senada dengan kalung yang dikenakannya, serta mengenakan jam tangan berwarna silver. Kombinasi aksesori mewah ini membuat penampilan Erina semakin mencuri perhatian publik.

Akun @cabinetcouture_idn juga menyoroti Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir dari Fraksi Partai Golkar. Politisi senior ini tercatat pernah menghadiri sidang dengan mengenakan jam tangan Rolex Sky-Dweller Oyster berbahan yellow gold yang ditaksir mencapai harga sekitar Rp808,4 juta.

Akun Baru Dibuat September 2025

Akun @cabinetcouture_idn sendiri terbilang masih sangat baru. Berdasarkan penelusuran di laman profilnya, unggahan pertama akun ini adalah 6 hari lalu, sekitar 10 September 2025. Hal yang menarik perhatian, pada awal kemunculannya akun tersebut tercatat berbasis di India, sebelum akhirnya mengubah lokasinya menjadi Indonesia.

Beberapa warganet berspekulasi bahwa pemilik akun ini menggunakan Virtual Private Network (VPN).

“Entah pake VPN atau ada orang Indonesia yang tinggal di sana. Soalnya leluconnya dia itu nggak bisa bohong dan ditiruin AI,” duga pemilik akun X @amws***.

Tangkapan layar salah satu unggahan di akun Instagram @cabinetcouture_idn
Tangkapan layar salah satu unggahan di akun Instagram @cabinetcouture_idn

Fenomena ini bukanlah hal yang baru di dunia maya internasional. Menurut sejumlah warganet, akun @cabinetcouture_idn mengingatkan pada tren ‘nepo kids’ (nepotism kids) yang belakangan ini viral di media sosial, khususnya yang menampilkan gaya berpakaian anak-anak pejabat di Nepal dengan nilai yang fantastis.

“Akun versi Indonesia yang terinspirasi dari akun Nepal?” tanya akun X @sheknow*** sambil mengunggah tangkapan layar akun @cabinetcouture_idn.

Contoh lain yang serupa adalah akun @pastorinstyle yang sempat mencuri perhatian publik karena menyoroti sisi lain para pemuka agama. Akun tersebut menampilkan para tokoh agama dengan pakaian bernilai sangat mahal, padahal biasanya mereka dikenal tampil sederhana. Setiap unggahan dilengkapi taksiran harga pakaian, aksesori, hingga sepatu dari merek-merek mewah internasional, sehingga menimbulkan kontroversi di kalangan warganet.

Beragam Tanggapan Warganet

Kemunculan akun @cabinetcouture_idn menuai respons yang beragam dari warganet Indonesia.

Terlebih, akun tersebut menuliskan bio bernada miring, “From rakyat taxes to runway pieces, from forests cut down to handbags shown off (dari pajak rakyat ke barang-barang peragaan busana, dari hutan yang ditebang hingga tas tangan yang dipamerkan)”

Sebagian pengguna media sosial menganggap bahwa pakaian dan aksesori mewah yang dikenakan para pejabat bukan milik pribadi, melainkan disediakan oleh penata busana negara.

“Yakin itu mereka beli?? Paham gag sih sekelas ibu negara itu ada penata yang menyiapkan dia cuma tau make aja. Kaya gitu kok di bilang keren pikir panjang lahhh kl arahnya cuma menggiring cacian pada orang yang salah,” tulis akun @deli_story_ dalam salah satu komentarnya.

Namun, tidak sedikit warganet yang melontarkan kritik keras. Mereka menilai unggahan tersebut justru memperlebar jarak antara pejabat dan masyarakat biasa yang tengah bergulat dengan kondisi ekonomi sulit.

“Temen2 bisa lihat kan keluarga pejabat pake jam 75 juta tas lv 100 juta sedangkan rakyat harus dipaksa hidup dengan sistem yang membawa rata2 masyarakat membawa 78 juta per tahun dan masih banyak di bawah angka tersebut,” tulis akun @agilgilangp pada akun yang sama.

Kritik paling tajam datang dari warganet yang mempertanyakan sumber kekayaan para pejabat. Mengingat gaji resmi yang diterima dinilai tidak sebanding dengan barang-barang mewah yang dikenakan, muncul pertanyaan mendasar tentang transparansi keuangan pejabat publik.

“Inget ya bukan masalah flexinnya, tapi duitnya dapet darimanaaaaaaa,” tulis akun @nidanhuda dengan nada sarkastis.

Meski belum ada respons resmi dari pihak-pihak yang disebutkan dalam unggahan akun tersebut. Fenomena viral @cabinetcouture_idn memberikan wawasan yang cukup tentang standar hidup pejabat dan ekspektasi masyarakat terhadap mereka. (mg1/gni)

Penulis: Muhammad Naufal Abiyyu (mahasiswa magang UTM Bangkalan)

Exit mobile version